PIlgub Jatim 2024

Sapa Para Emak di Jombang, Emil Banggakan Turunnya Angka Ekstrem Saat Pimpin Jatim Bersama Khofifah

Sementara Ketua DPC Partai Demokrat Jombang, Syarif Hidayatullah mengatakan, ada dua agenda Emil Dardak di Jombang.

Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Deddy Humana
surya/Anggit Puji Widodo (anggitkecap)
Cawagub Jatim nomor urut 2 Emil Dardak menyapa emak-emak saat datang di Kantor DPC Partai Demokrat Jombang, Minggu (29/9/2024). 

SURYA.CO.ID, JOMBANG - Kedatangan calon wakil gubernur (cagub) Jatim nomor urut 2, Emil Elistianto Dardak ke kantor DPC Partai Demokrat Jombang, Minggu (29/9/2024), berubah menjadi momen sapa warga.

Ratusan emak-emak mengerubuti Emil yang datang bersama istrinya, Arumi Bachsin, sehingga tidak bisa bergerak bebas begitu tiba di kantor Demokrat pukul 07.00 WIB.

Pada kesempatan itu, Emil masih bisa menyuarakan keberhasilannya saat memimpin Jatim bersama Khofifah Indar Parawansa. Salah satunya tentang turunnya angka kemiskinan ekstrem di Jatim selama masa kepemimpinan Khofifah-Emil lima tahun sebelumnya.

Ditemani Ketua DPC Partai Demokrat Jombang, Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot beserta jajarannya, Emil dan istrinya berbicara di halaman kantor Demokrat. Rencananya mereka hanya mengikuti agenda senam pagi partai. 

Dalam kesempatan itu, Emil juga bernyanyi mengajak emak-emak yang hadir untuk menyampaikan pesan kepada para tetangganya, agar memilih pasangan nomor urut 2 Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

Emil juga menyinggung soal turunnya angka kemiskinan ekstrem. "Jadi jika ada yang bilang selama ini kami tidak bekerja, itu salah besar. Angka kemiskinan ekstrem di Jawa Timur turun," ucap Emil. 

Ia melanjutkan, saat ia dan Khofifah baru menjabat, angka kemiskinan ekstrem di Jatim mencapai 4,4 persen. Menurutnya hal tersebut relatif sangat tinggi mengingat wilayah Jawa Timur begitu luas yakni mencapai 38 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk 41 juta jiwa. 

Sementara, angka kemiskinan tingkat nasional atau di Indonesia mencapai 3,9 persen. Hasilnya pada tahun 2023, angka kemiskinan di Jawa Timur terjun bebas, sehingga hanya menyentuh 0,66 persen. 

"Angka tersebut lebih rendah dari nasional. Sudah pasti ini bukan kerja satu atau dua orang, namun semuanya ikut bekerja termasuk ibu-ibu yang sangat hebat ini," kata Emil di hadapan emak-emak. 

Selain menyinggung turunnya angka kemiskinan ekstrem, Emil juga menyebut saat ia dan Khofifah menjabat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di atas nasional. 

"Untuk mengukur pembangunan manusia menggunakan IPM, yakni mengukur pendidikan, kesehatan, serta pendapatan. Lima tahun lalu IPM di Jatim 71 koma, di bawah indeks nasional. Sementara tahun ini angka IPM Jawa Timur berada di atas nasional," jelasnya.

"Kalau IPM itu semakin tinggi semakin bagus. Jadi kalau ada yang bilang selama lima tahun Khofifah-Emil kerjanya apa aja kok tidak ada perubahan? Itu ngawur apa tidak," tanya Emil yang dijawab dengan kata 'ngawur' oleh ibu-ibu.

Sementara Ketua DPC Partai Demokrat Jombang, Syarif Hidayatullah mengatakan, ada dua agenda Emil Dardak di Jombang.

"Ada dua agenda mas Emil selama kunjungan ke Jombang. Pertama senam bersama ibu-ibu di kantor Demokrat Jombang, kemudian dilanjutkan ke Wonosalam untuk bertemu dengan para petani," kata Gus Sentot di lokasi yang sama. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved