Senin, 18 Mei 2026

Pilgub Jatim 2024

Pilgub Jatim 2024, PDIP : Suara Risma-Gus Hans Harus Lebih Tinggi Dibanding Eri-Armuji

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur telah memetakan beberapa wilayah yang akan menjadi lumbung suara pemenangan Pilgub Jatim 2024

Tayang:
surya.co.id/bobby constantine koloway
Bakal Calon Gubernur dan Bakal Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) bersama Bakal Calon Wali Kota dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji hadir pada Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDIP Surabaya, Kamis malam (20/9/2024). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur telah memetakan beberapa wilayah yang akan menjadi lumbung suara pemenangan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. 

Di antaranya, beberapa kota-kabupaten yang mengusung calon tunggal di Pemilihan Kepala Daerah.

"DPP telah memberikan perintah. Bagi Surabaya, Gresik, Trenggalek, dan Ngawi yang ada satu pasangan calon harus bisa memprioritaskan pemenangan di Pemilihan Gubernur," kata Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari Bisowarno di acara Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Surabaya, Kamis malam (19/9/2024).

Menurutnya, langkah memenangkan Pilgub memberikan tantangan dibandingkan Pemilihan Wali Kota maupun Pemilihan Bupati. Karenanya, kerja tersebut memerlukan kolaborasi semua pihak.

PDI P Jatim juga telah memetakan beberapa daerah yang ditarget menjadi lumbung suara. 
Terutama, beberapa daerah yang berdasarkan hasil pemilu 2024 menjadi basis perolehan suara bagi partai berlambang kepala banteng ini.

Untari menjabarkan, selain calon tunggal, Kota Surabaya juga cukup strategis mengingat besarnya angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan partisipasi pemilih. 

Turut menjadi basis PDIP di pemilu, Surabaya memiliki jumlah DPT mencapai 2,2 juta pemilih dengan angka partisipasi pemilih mencapai 1,6 juta di pemilu terkahir. 

Dengan asumsi tersebut, PDIP menargetkan perolehan suara bagi Risma-Gus Hans di angka 50 persen atau sekitar 800 ribu suara pemilih Surabaya.

Target tersebut akan diraih dengan berbekal suara PDIP sebagai pemenang pemilu di Surabaya dengan 336 ribu suara.

"Dari 336 ribu menuju 800 ribu, masih membutuhkan kerja keras. Semua mesin harus bergerak, ketuk pintu ke pintu, sampaikan kepada masyarakat tentang calon yang diusung PDI Perjuangan," tegas Untari yang juga Anggota DPRD Jatim ini.

Strateginya, kader akan mengampanyekan Eri-Armuji bersama Risma-Gus Hans namun dengan memprioritaskan pemilihan Gubernur.

"Kampanyenya, nggak boleh Mas Eri duluan," katanya.

"Namun, harus memperkenalkan Bu Risma duluan. Tidak boleh suara Mas Eri lebih tinggi dibandingkan Bu Risma. Juga perlu diingat bahwa Mas Eri nggak iso dadi Wali Kota yen nggak onok Bu Risma," kata Untari pada orasinya di hadapan ratusan kader yang hadir pada Rakercabsus tersebut.

Untari menerangkan, sekalipun baru mendapatkan penugasan partai kurang dari satu bulan, antusiasme masyarakat begitu besar kepada masyarakat. Terutama, bagi masyarakat yang berharap adanya perbaikan di Jawa Timur.

"Ini adalah tugas mendadak namun Bu Risma sudah datang ke beberapa titik. Saya turut mendampingi dan beliau sudah keliling Jawa Timur tanpa mengenal lelah," kata Untari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved