Pembunuhan Vina Cirebon

Kesaksian Tegas Rivaldy alias Ucil di Sidang PK Terpidana Kasus Vina: Saya XTC Tapi Bukan Pembunuh

Salah satu terpidana kasus Vina Cirebon, Rivaldy alias Ucil memberikan kesaksian tegas. Ngaku anggota geng motor XTC.

Kolase Tribun Jabar
Kolase foto Rivaldy alias Ucil. Inilah Kesaksian Tegas Rivaldy alias Ucil di Sidang PK Terpidana Kasus Vina Cirebon. 

"Dijudge kamu yang bunuh, kamu yang nusuk, kamu yang  memerkosa," ungkap Ucil sambil terus mengaku tidak tahu menahu hal itu. 

Bahkan saking kesal protesnya tidak ditanggapi, Ucil sampai minta dibunuh atau dimatikan saja. 

"Saya dimasukin ke sel, yang lain juga sama mereka juga digituin. (Tersangka) yang lain pun saya gak kenal," katanya. 

Setelah dipaksa mengaku, Ucil lalu dipindah ke tahanan Polda Jabar selama 2-3 bulan untuk menyembuhkan luka-lukanya.   

Setelah itu dia dikembalikan ke Polsek dan dititipkan ke Rutan Pelabuhan. 

Tak lama setelah itu, dia disidang atas kasus kepemilikan senjata tajam dan divonis 1 tahun 6 bulan penjara. 

Dan, tak lama setelah itu dia dilimpahkan lagi untuk kasus Vina Cirebon

"Tiba-tiba pelimpahan kasus vina. Apa apaan pak. Saya tanda tangan aja enggak. 
Saya marah-marah di tempat persidangan. Saya tanda tangan aja gak, Sampai mati pun enggak. Gak pernah tanda tangan saya," akunya.  

Baca juga: Pitra Romadoni Pengacara Iptu Rudiana Masih Ngotot Bantah Bukti Chat Vina Cirebon: Bukan Nomornya

Ucil mengaku sampai saat ini tidak pernah tanda tangan BAP di Polres.

"Saya tanda tangan di polsek saja. Di polres gak pernah tanda tangan," katanya. 

Ucil pun mengaku tidak tahu isi BAP karena merasa tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan. 

Namun saat dakwaan dibacakan di persidangan dia baru tahu kalau dituduh menusuk hingga memerkosa korban Vina. 

"Saya bantah semua, dari awal persidangan juga. Saya tanda tangan saja tidak," katanya. 

Kini harapan Ucil mulai tumbuh ketika banyak pihak yang memperhatikan kasusnya dan akhirnya dia bisa mengajukan permohonan PK.  

"Harapan saya semoga terbuka seluas-luasnya. Saya bisa kumpul lagi sama keluarga. Bisa jagain adik-adik saya. 
Saya yakin, Allah tidak akan pernah tidur. Pengadian sesungguhnya menanti di akherat nanti," tukasnya.

>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved