Pilgub Jatim 2024

Rekam Jejak Emil Dardak yang Pilih Jadi Cawagub Jatim, Dibanding Terima Tawaran Jadi Menteri Prabowo

Inilah rekam jejak Emil Dardak, yang lebih memilih jadi calon Wakil Gubernur Jawa Timur (cawagub) dibanding terima tawaran sebagai menteri.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Kolase Youtube/SURYA.CO.ID Yusron Naufal Putra
Emil Dardak 

Emil kemudian meneruskan pendidikan S1 di Universitas New South Wales, Australia.

Sedangkan gelar S2 dan S3 didapatkan dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang.

Pada tahun 2001-2003, Emil menjadi World Bank Officer di Jakarta, dan Media Analysis Consultant di Ogilvy.

Bakal calon wakil gubernur Jatim, Emil Dardak saat ditemui di Surabaya, Jumat (9/8/2024) petang.
Bakal calon wakil gubernur Jatim, Emil Dardak saat ditemui di Surabaya, Jumat (9/8/2024) petang. (tribun jatim/yusron naufal)

Puncak karier Emil dicapai saat didaulat menjadi Chief Business Development and Communication-Executive Vice President di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).

Emil meraih gelar Doktor Ekonomi Pembangunan termuda di Jepang dari Ritsumeikan Asia Pacific University pada usia 22 tahun.

Pada tanggal 27 Juli 2015, Emil bersama dengan Mochamad Nur Arifin mendaftarkan diri menjadi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek ke KPUD Kabupaten Trenggalek untuk ikut berkompetisi pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2015 tanggal 9 Desember 2015.

Mereka dicalonkan oleh koalisi tujuh partai politik, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Persatuan Pembangunan.

Menurut hasil resmi KPUD Trenggalek, Emil menang terhadap lawannya yang juga mantan Wakil Bupati Trenggalek, pasangan Kholiq-Priyo dengan perolehan suara sebanyak 292.248 suara atau sekitar 76,28 persen.

Pada tahun 2018, Emil Dardak mengikuti Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2018 berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial RI periode 2014-2018. Pasangan Khofifah-Emil didukung oleh Partai Demokrat, Golkar, PPP, Partai NasDem, PAN, dan Hanura.

Pasangan ini akhirnya memenangi Pilgub Jawa Timur 2018 mengalahkan pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Ikuti berita selengkapnya di Google News Surya.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved