Rabu, 22 April 2026

Pilkada Lamongan 2024

Pilkada Lamongan 2024, KPU Sudah Kantongi Hasil Tes Kesehatan 2 Bapaslon Cabup dan Cawabup

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan  telah menerima hasil tes kesahatan dua bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa KPU Lamongan
Hasil pemeriksaan tes kesehatan untuk bapaslon cabup-cawabup Lamongan diterima Ketua KPU Lamongan di Gedung A RSUD dr Soetomo Surabaya Senin (2/9/2024) sore pukul 15.15 WIB. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan  telah menerima hasil tes kesahatan dua bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati Pilkada serentak 2024.

Hasilnya, bapaslon Yuhronur Efendi-Dirham Akbar Akalsara  dan Abdul Ghofur-Firosya Shalati dinyatakan sehat jasmani dan rohani. 

Itu artinya untuk tahapan ini, kedua bakal pasangan calon ini dinyatakan lulus dan tidak bermasalah, baik hasil tes kesehatan jasmani maupun rohani 

“Hasil tes kesehatan untuk kedua bakal pasangan calon (bapaslon) sudah kami terima Senin (2/9/2024) sore.  Semuanya sehat jasmani dan rohani,” ungkap Ketua KPU Lamongan, Mahrus Ali kepada SURYA saat dikonfirmasi terkait berkas hasil tes kesehatan bapaslon bupati dan wakil bupati Lamongan, Selasa (3/9/2024).

Dia menjelaskan, pihak KPU Lamongan telah menerima hasil pemeriksaan kesehatan dan psikolog  dari RSUD dr Soetomo Surabaya.

"Hasil pemeriksaan tes kesehatan  untuk bapaslon Lamongan kami terima kemarin sore, Senin (2/9/2024) di Gedung A RSUD dr Soetomo Surabaya pukul 15.15 WIB," katanya.

Penyerahan hasil pemeriksan kesehatan dan psikologi 2 bapaslon diterimakan langsung. Mahrus didampingi komisioner dan pegawai KPU Lamongan

“Hasilnya menyatakan 2 bapaslon semuanya memenuhi syarat dengan ketentuan. Secara jasmani maupun rohani mampu. Mereka juga bebas narkotika,” katanya.

Ditambahkan, bahwa kedua bapalson diperiksa kesehatannya sesuai dengan  PKPU RI nomor 10 tahun 2024  yakni,  ada 34 jenis pemeriksaan jasmani dan tohani

Dipastikan, baik itu Yuhronur-Dirham maupun Ghofur -Firosya memenuhi syarat dalam hal tes kesehatan, baik jasmanj dan rohani.

"Tapi hasil tes kesehatan ini belum kami rilis karena menunggu dokumen lain," ungkap Mahrus Ali.

Selanjurnya, akan dilakukan penelitian awal termasuk klarifikasi atau kroscek asal sekolah masing-masing calon. " Hari ini saya ke Jombang dengan keperluan klarifikasi. Dan satu tim lagi ke Surabaya dengan keperluan yang sama," ungkapnya.

Namun hasil transkrip ditingkat perguruan tinggi dan nilai dari sekolah masing-masing itu tidak akan dipublis dan harus dilindungi. Setidaknya itu bisa dipahami sesuai juknis yang ada.

Mahrus memastikan, KPU kroscek sesuai dengan ijazah yang dipakai untuk persyaratan mendaftar. 

Namun semisal dalam tahapan perbaikan, bacawabup Dirham Akbar Aksara menambahkan persyaratan kelulusan kuliahnya di Inggris dan Jerman, maka KPU harus kroscek juga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved