Berita Jombang

Pengurus Gekrafs Jombang Periode 2024-2026 Dilantik, Sektor Pertanian dan Musik Jadi Fokus Utama

Sebanyak 80 pengurus DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jombang periode 2024-2026 dilantik di Gedung DPRD Jombang

Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: irwan sy
anggit puji widodo/surya.co.id
Pelantikan DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jombang periode 2024-2026 di Gedung DPRD Jombang pada Sabtu (24/8/2024) malam. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Sebanyak 80 pengurus DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jombang periode 2024-2026 dilantik di Gedung DPRD Jombang, Sabtu (24/8/2024) malam.

Ketua Umum Gekrafs Jombang, Ahmad Fachruddin, mengatakan meskipun saat ini pengurusnya baru puluhan, ia menargetkan bisa mencapai 1.000 anggota aktif.

"Harapan kami di tahun ini sebelum akhir tahun Gekrafs Jombang memiliki 1.000 anggota aktif. Saya izin memperkenalkan Gekrafs ke Jombang. Kami tulus ingin memberikan kemajuan ekonomi di Jombang," ucapnya saat dikonfirmasi di lokasi.

Pria yang akrab disapa Faruk ini menegaskan, jika organisasi yang akan ia pimpin selama dua tahun ke depan ini akan berfokus pada peningkatan ekonomi masyarakat di Jombang.

"Kita harus bisa mendorong hasil karya anak-anak Jombang yang harus kita dorong dimunculkan, memunculkan talenta-talenta terbaik di Jombang. Mari bergandengan tangan untuk membangun ekonomi kreatif di Jombang," ujarnya.

Menurutnya, masih banyak potensi kreatif masyarakat Jombang yang belum terjamah.

Oleh sebab itu, pihaknya juga ingin bergandengan tangan, bersinergi dengan siapapun nanti pemerintahannya.

"Jadi pada prinsipnya kami adalah gerakan non politik. Kami berdiri karena peduli dengan ekonomi kreatif. Pasti butuh sinergi, itu adalah kunci keberlangsungan organisasi. Siapapun nantinya pemimpin Jombang ini, semoga program-program yang akan berjalan harus bersinergi dan sangat butuh bantuan pemerintah," katanya melanjutkan.

Dalam dua tahun pertama ini, Faruk menekankan bahwa organisasi nya akan berfokus pada dua sektor, pertanian dan musik.

"Untuk sektor yang akan kami genjot di awal kepengurusan pertama ini, sektor yang kami incar untuk ditingkatkan adalah pertanian dan musik. Selain dua sektor itu, sektor lain juga akan coba kita cari dan dorong untuk kami bantu dan maju bersama," ungkapnya.

Ia berpandangan jika banyak anak muda yang pergi dari Jombang, karena alasan ekonomi.

Sebab itu, organisasinya hadir untuk menjawab problem tersebut.

"Kami hadir untuk mencetak perekonomian Jombang, menciptakan lapangan pekerjaan untuk membantu perekonomian Jombang yang lebih baik. Setelah ini kami tidak berdiam diri, setelah ini juga akan ada konser musik Dialog Cinta, sebagai pintu gerbang awal eksistensi Gekrafs di Jombang," tandasnya.

Sebagai informasi, Gekrafs merupakan organisasi yang berfokus pada 17 sub sektor ekonomi kreatif yang mencakup seni pertunjukan, seni visual, desain, mode, arsitektur, film dan animasi, musik, permainan.

Kemudian ada penerbitan, radio dan televisi, kuliner, kerajinan tangan, kerajinan digital, seni digital, seni pertunjukan, seni rupa, seni sastra, serta seni rakyat.

Dengan sektor tersebut, Faruk menambahkan, bahwa sektor tersebut merupakan bentuk keberagaman dan aset berharga bagi budaya Indonesia yang harus dilestarikan dan diperkenalkan ke mancanegara.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved