Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kediri

Warga Badas Kabupaten Kediri Temukan Jasad Pria Diduga ODGJ di Gubug

Warga Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dikejutkan dengan penemuan jasad pria yang sudah membusuk

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polsek Pare Kediri
Warga Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dikejutkan dengan penemuan jasad pria yang sudah membusuk di sebuah gubug, Jumat (16/8/2924). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Warga Desa/Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri dikejutkan dengan penemuan jasad pria yang sudah membusuk di sebuah gubug, Jumat (16/8/2924) kemarin.

Pria yang diduga merupakan seorang ODGJ ditemukan warga yang mencium aroma tak sedap dari gubug di Dusun Poh Blembem, Desa/Kecamatan Badas.

Kapolsek Pare Iptu Siswo Edi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia mengatakan, penemuan jasad bermula ketika seorang saksi yakni Slamet Pramono, warga setempat, mencium bau tidak sedap dari rumahnya.

Slamet, yang merasa penasaran dengan bau menyengat tersebut, memutuskan untuk mencari sumbernya. 

Setelah melakukan pencarian, ia menemukan bahwa bau tersebut berasal dari sebuah gubug yang berada dekat dengan makam umum Dusun Poh Blembem.

"Saat mendekati gubug, saksi melihat sosok pria yang sudah tidak bernyawa di dalamnya. Kondisi jasad tersebut sudah membusuk dan dikerubuti belatung," kata Iptu Siswo, Sabtu (17/8/2024).

Slamet segera melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Dusun Poh Blembem. Kepala Dusun kemudian meneruskan laporan tersebut kepada pihak berwajib.

Tak lama kemudian, polisi dari Polsek Pare bersama tim inafis dari Polres Kediri tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Petugas kepolisian dan tim inafis bekerja cepat untuk mengamankan dan mengevakuasi jasad.

Hasil visum yang dilakukan oleh tim medis menunjukkan bahwa tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada jasad tersebut.

"Menurut informasi yang diperoleh, korban diketahui menderita gangguan jiwa selama delapan tahun. Tidak ditemukan bekas penganiayaan atau tanda kekerasan," ungkap Iptu Siswo.

Keluarga korban, lanjut Iptu Siswo, setelah mengetahui hasil pemeriksaan, menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk langsung memakamkan jenazah.

Iptu Siswo Edi juga menuturkan, pentingnya kerjasama antara warga dan pihak kepolisian dalam penanganan kejadian seperti ini.

"Kami mengimbau agar warga segera melapor jika menemukan sesuatu yang mencurigakan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Dengan adanya langkah cepat dari pihak kepolisian dan kerjasama dari masyarakat, diharapkan kejadian serupa dapat ditangani dengan lebih baik di masa depan.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved