Berita Kota Pasuruan

PKB di Wilayah Gus Ipul Juga Harapkan Muhaimin Jadi Ketua, Sentuhannya Lambungkan Suara Partai

Dalam pleno tersebut, semua sepakat mendukung Cak Imin sebagai Ketua Umum DPP PKB untuk melanjutkan kepemimpinan di PKB.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/Galih Lintartika (Galih)
Rapar pleno DPC PKB Kota Pasuruan menyambut muktamar di Bali, Kamis (15/8/2024). 

SURYA.CO.ID, KOTA PASURUAN - Tidak hanya di daerah-daerah lain, keinginan kader-kader PKB agar Muhaimin Iskandar kembali menjadi ketua umum juga muncul di Kota Pasuruan. 

Di Kota Pasuruan ini, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menjadi wali kota, dan menjadi salah satu politisi yang belakangan menyoroti PKB. Bahkan Gus Ipul pernah mengajak pengurus PKB Kota Pasuruan untukm mengoreksi elite PKB.

Tetapi di Kota Pasuruan yang merupakan wilayah kekuasaan Sekjen PBNU itu, DPC PKB Kota Pasuruan sepakat tetap mendukung Muhaimin sebagai ketua umum DPP PKB periode 2024-2029.

Hal itu disepakati dalam rapat pleno yang digelar di Kantor DPC PKB Kota Pasuruan dan diikuti semua kader dan anggota DPC Partai PKB Kota Pasuruan, Kamis (15/8/2024).

Dalam pleno tersebut, semua sepakat mendukung Cak Imin, sapaan akrab Ketua Umum DPP PKB, untuk melanjutkan kepemimpinan di PKB.

“Jadi dalam rapat pleno itu, kami memutuskan untuk memberi dukungan ke Gus Muhaimin,” kata Ketua DPC PKB Kota Pasuruan, Ismail Marzuki Hasan, Kamis (15/8/2024).

Disampaikan Ismail, peran Cak Imin untuk PKB sangat besar sekali. Maka posisi Cak Imin sangat diperlukan untuk kembali memimpin PKB.

“Kalau kita tahu di lapangan, meningkatnya suara PKB secara nasional dalam Pemilu 2024 ini berkat kerja orang-orang di daerah atas arahan Cak Imin,” terangnya.

Artinya, keberhasilan konsolidasi dan mobilisasi internal PKB secara nasional itu berkat sentuhan tangan dingin dan peran Cak Imin sebagai figur pemimpin PKB.

“Saya mengajak pengurus DPC dan DPW untuk ikut sama - sama memberikan dukungan secara aklamasi kepada Cak Imin jadi Ketum PKB lagi,” ungkap Ismail.

Menurut Ismail, Cak Imin menjadi figur yang tepat untuk menahkodai PKB. “Kalau bukan Cak Imin siapa lagi yang bisa menyaingi,” imbuhnya.

Ismail juga mendorong perubahan dalam proses pemilihan kepemimpinan, yakni pemilihan Dewan Syuro dan Ketua Umum dilakukan secara musyawarah mufakat.

Usulan ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas internal partai, serta memastikan bahwa keputusan yang diambil merupakan hasil bersama.

“Dengan cara ini, diharapkan proses pemilihan dapat berlangsung lebih harmonis dan mencerminkan aspirasi seluruh elemen partai,” tutupnya. *****

 

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved