Berita Viral

Viral Kasus Cut Intan Nabila Dipukuli Suami, Berikut Hukum KDRT dalam Pandangan Islam 

Kasus Selebgram Cut Intan Nabila dipukuli suami Armor Toreador tengah jadi sorotan publik. Lantas, bagaimana hukum KDRT dalam Islam?

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
YOUTUBE
Ilustrasi. Buya Yahya 

SURYA.CO.ID - Kasus Selebgram Cut Intan Nabila dipukuli suami Armor Toreador tengah jadi sorotan publik. Lantas, bagaimana hukum KDRT dalam Islam? 

Aksi kejam Armor terhadap Cut Intan Nabila, ramai dihujat netizen. Apalagi, sang istri baru saja melahirkan anak ketiga mereka. 

Kasus kekerasan tersebut terungkap setelah Cut Intan Syifa mengunggah sebuah video bukti KDRT Armor Toreador, di akun Instagram pribadinya @cut.intannabila pada Selasa (14/8). 

Tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menurut pandangan Islam, pernah dijelaskan Pendakwah Buya Yahya pada salah satu ceramahnya. 

Dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya mengatakan mengutuk keras jika ada suami yang main kasar dengan istri. 

Menurut Buya Yahya, laki-laki yang hebat tidak akan memukuli istrinya sendiri. 

"Jangankan sampai dipukul berkali-kali, sekali pukul saja itu sudah diperkenankan kalau (istri) minta cerai karena perempuan bukan untuk dipukuli. Laki-laki dungu yang tinju istrinya," ungkap Buya Yahya. 

Buya Yahya menjelaskan, laki-laki muslim yang beriman tidak akan pernag menyakiti seorang wanita, apalagi itu adalah istrinya sendiri. 

"Kok bisa seorang istri, nalarnya di mana? bahkan laki-laki hebat itu kalaupun istrinya layak dipukul tidak boleh dipukul. Saya enggak masuk di nalar, itu laki-laki pengecut. Itu di luar pengecut, janganlah astaghfirullah," ujar Buya Yahya. 

Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan hukum wanita yang mengalami KDRT berhak untuk minta cerai. 

Buya Yahya juga berpesan kepada para suami, agar merawat istri dengan baik. Adapun jika tidak bisa maka tetap harus diperlakukan dengan baik. 

"Anda berhak untuk cerai, ingat, apakah setelah bercerai, Anda mampu enggak menjanda? Kalau sudah menjadi janda itu setannya banyak, kalau Anda yakin di saat menjanda aman, lakukan," kata Buya Yahya. 

"Dalam Islam, kalau tidak bisa merawat istri dengan baik, maka dilepas dengan cara baik-baik, diberikan hadiah. Kalau Anda hidup dengan orang yang agamanya kurang bermasalah, dengan orang yang tahu agama tapi bermasalah juga bermasalah," sambungnya 

Dalam mengatasi KDRT, Buya Yahya berpesan agar wanita muslim bercerita dengan bijak kepada orang yang dipercaya untuk mendapatkan solusi. 

"Jika ternyata terjadi sesuatu dalam rumah tangga, istri dipukul suami. Wanita yang mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga, apa hendaknya yang dilakukan? apakah tidak boleh cerita ke ayah dan ibu? Maka harus kita berusaha mencari solusi. Kepada siapa kita mengadu? ini kita yang harus pertimbangkan," imbuh Buya Yahya. 

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved