Gebug Bantal, Lomba Unik Ala Ala Perang Khas 17 Agustusan
Muncul pertama kali di Jawa Timur, Tradisi ini mengingatkan kita akan kerasnya perjuangan yang dilalui untuk mencapai kemerdekaan.
Tayang:
Penulis: magang5 | Editor: Adrianus Adhi
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Peserta lomba pukul bantal beradu di atas batang bambu di sungai Abdesir Jl Paccinang raya Orw III, Kelurahan Tello baru, Panakkukang, Makassar, Sulsel, Jumat (17/8).
Beberapa komunitas berupaya mengganti bantal-bantal tersebut dengan bahan ramah lingkungan, seperti bahan daur ulang atau kapas.
Meskipun menghadapi beberapa tantangan, gebuk bantal tetap menjadi bagian penting dari perayaan kemerdekaan Indonesia.
Tradisi ini terus dilestarikan dengan semangat tinggi, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan pahlawan dan simbol persatuan bangsa.
(Ananda Putri Noviana, Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)
Baca Juga
| 77 Calon Paskibraka Kabupaten Kediri Jalani Pembinaan dan Karantina |
|
|---|
| Workshop Penulisan Untag Surabaya, Mahasiswa Psikologi Belajar Melek Media |
|
|---|
| Sosok Feriona Ayurizta Iliyas Terpilih Jadi Ketua IAI Muda Jatim Generasi 12 |
|
|---|
| Pakar Untag Surabaya Sebut Konflik Timur Tengah Contoh Nyata Eskalasi Perang Siber Modern |
|
|---|
| Diungkap 70 Remaja Terpapar Kekerasan Ekstrem di True Crime Community, Pakar Beber Pemicunya |
|
|---|
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Lomba-Gebuk-Bantal.jpg)