Sabtu, 11 April 2026

Berita Mojokerto

Pemkab Mojokerto Raih Penghargaan UHC Awards 2024

Pemkab Mojokerto yang berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2024

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: irwan sy
ist
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2024. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto yang berhasil meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2024 dari Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di Gedung Krakatau Grand Ballroom TMIII, Jakarta Timur, pada Kamis (8/8/2024) kemarin.

Dalam arahannya, Ma'ruf Amin mengatakan, pihaknya mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung Program JKN.

Apalagi, pencapaian UHC di berbagai daerah  menunjukkan komitmen negara dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Pencapaian ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara BPJS Kesehatan, kementerian/lembaga, dan seluruh pemerintah daerah.Pemerintah daerah, harus mendorong agar setiap penduduk yang berada di wilayahnya terdaftar sebagai peserta aktif dalam Program JKN,” jelasnya dikutip pada, Jumat (9/8/2024).

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti  mengungkapkan capaian UHC di berbagai daerah merupakan bentuk implementasi pelaksanaan Instruksi Presiden, Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Jumlah kepesertaan JKN per 1 Agustus 2024 telah mencapai 276.520.647 jiwa, atau 98,15 persen dari total penduduk di Indonesia. Pencapaian ini bukan hanya tentang jumlah kepesertaan, tetapi juga memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan,” bebernya.

Dikatakan Ghufron, untuk memastikan akses layanan kesehatan per 1 Agustus 2024 BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.205 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.129 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan bagi masyarakat di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTFMS), daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), salah satunya yaikni melalui kerja sama dengan rumah sakit terapung.

"Sejak awal pelaksanaan Program JKN, BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan, baik dari sisi penerimaan iuran maupun pemanfaatan layanan," cetusnya.

Menurut dia, BPJS Kesehatan menerima iuran sebesar Rp40,7 triliun pada 2014.

"Jumlahnya meningkat di tahun 2023, menjadi Rp.151,7 triliun dengan kolektibilitas iuran mencapai 98,62 persen," kata Ghufron.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Elke Winasari menambahkan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto menaungi wilayah Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang juga turut menerima penghargaan pada acara UHC Award tersebut.

Komitmen UHC Pemerintah Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang merupakan suatu prestasi agar terus dipertahankan.

Terpenting, terwujudnya UHC ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan nasional.

“Komitmen UHC telah diwujudkan oleh Kota Mojokerto sejak tahun 2017, di mana seluruh penduduk sudah tercover Program JKN, untuk Kabupaten Mojokerto UHC sejak tahun 2022 dengan capaian sebesar 99 persen lebih dari jumlah penduduk," pungkasnya.

Menurut Elke, untuk Kabupaten Jombang UHC sejak tahun 2023 dengan capaian 97 persen lebih dari jumlah penduduk.

"Dengan komitmen UHC diharapkan pemerintah daerah dapat mempertahankan dan memastikan, bahwa seluruh penduduk terdaftar sebagai peserta JKN.” tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved