Berita Surabaya
Kembangkan Usaha Baru UMKM, Dinkopukm Jatim Bareng Mbak Agatha Gelar Pelatihan Pengolahan Kopi
Diskopukm Jawa Timur menggelar pelatihan barista kepada puluhan UMKM di Hotel Aria Centra Surabaya
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskopukm) Jawa Timur menggelar pelatihan barista kepada puluhan UMKM di Hotel Aria Centra Surabaya, Sabtu (22/6/2024).
Menjadi rangakaian pelatihan gratis kepada kelompok usaha mikro, acara ini digelar bersama Anggota DPRD Jatim Agatha Retnosari.
Ada sekitar 50 pengerajin yang turut serta pelatihan ini, termasuk akademisi sekaligus praktisi dari Universitas Brawijaya turut terlibat memperkenalkan cara memproduksi berbagai varian kopi berkualitas tinggi.
Pelatihan kepada pengerajin ini menjadi salah satu startegi pemerintah memperkaya produk usaha UMKM, yang mana, sektor UMKM menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Timur sekaligus berkontribusi terhadap ekonomi nasional.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi Jawa Timur pada Produk Domestik Bruto (PDB) untuk nasional menempati peringkat kedua setelah Jakarta untuk Pulau Jawa dengan persentase mencapai 25 persen.
Kontribusi Jatim hanya di bawah DKI Jakarta (29 persen), namun di atas Jawa Barat (22 persen), Jawa Tengah (14 persen), Banten (6 persen), maupun DI Yogyakarta (1,57 persen).
Besarnya kontribusi Jawa Timur tersebut di antaranya ditopang oleh UMKM.
"Dari total kontribusi ekonomi Jawa Timur tersebut, sebanyak 58,14 persen disumbang oleh sektor usaha mikro dan koperasi. Peran UMKM sangat penting terhadap ekonomi Jawa Timur maupun ekonomi nasional. Kemudian, meletakkan posisi Jawa Timur di peringkat kedua," kata Kepala Bidang Pembiayaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Arif Lukman Hakim dalam sambutannya mewakili Kepala Dinkopukm Jatim Andromeda Qomariah pada acara tersebut.
Mengoptimalkan besarnya potensi tersebut, Pemprov Jatim menyiapkan lima langkah pengembangan UMKM, yakni meliputi perbaikan kelembagaan, peningkatan kualitas SDM pengelola, meningkatkan produksi baik kualitas maupun kuantitas, fasilitasi pemasaran, hingga bantuan permodalan.
Pelatihan barista tersebut menjadi bagian dalam peningkatan kualitas produksi melalui restrukturisasi usaha.
"Kami mencoba menawarkan bisnis baru kepada pelaku usaha," ucapnya.
Produk kopi dipilih karena besarnya pasar di sektor ini.
"Jumlah cafe maupun warkop di Jatim ini cukup besar. Masing-masing warkop ini juga tidak pernah sepi. Nantinya, produk yang dihasilkan tentu yang berkualitas bintang lima, kekinian. Ada dua kopi yang dibawa, Arabika dan Robusta. Bagi yang tidak suka kopi, juga ada varian Matcha dan Taro," katanya.
Melalui acara ini, pihaknya berharap menciptakan pelaku usaha baru di bidang kopi.
"Bagaimana kita bisa menghasilkan cita rasa yang enak, berpenampilan (kemasan) yang menarik, sehingga orang minat mencicipi. Ini akan sekaligus bisa menghasilkan pelaku usaha baru. Nantinya, kami berharap bisa sukses di masa depan," ujarnya.
Berita Surabaya Hari Ini: Peluncuran Koperasi Digital, Jadwal Commuter Line yang Baru |
![]() |
---|
Berita Surabaya Hari Ini: Golkar Buat Lomba Cipta Oleh-oleh, Investasi Mulai Naik, Prestasi Pelajar |
![]() |
---|
8 Landmark dan Ikon Budaya Kota Surabaya, Daya Tarik Wisata Ibu Kota Jawa Timur |
![]() |
---|
Rute dan Lokasi Parkir Parade Surabaya Vaganza, Hari Ini 25 Mei 2025 Mulai Pukul 13.00 WIB |
![]() |
---|
Patuhi Larangan Wisuda SMA/SMK di Jatim, Ini Cara Sederhana SMAN 2 Surabaya Rayakan Kelulusan Siswa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.