Pilkada 2024

PKS Jatim Bawa Pengurus Bertemu Gerindra, Apakah Bahas Kerja Sama di Pilkada 2024

DPW PKS Jawa Timur berkunjung ke kantor DPD Gerindra Jawa Timur. Bertajuk silaturahmi dan halal bihalal, disebut juga membahas sejumlah agenda politik

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi PKS
DPW PKS Jawa Timur berkunjung ke kantor DPD Gerindra Jawa Timur pada Kamis (9/5/2024). 

Seperti halnya Gerindra, jumlah kursi PKS juga naik dari 4 menjadi 5 kursi. Sehingga, apabila sebelumnya PKS harus bergabung dengan partai lain untuk membentuk fraksi, saat ini mereka bisa membentuk satu fraksi.

Ia berharap, dengan bertambahnya kursi memberi hikmat bagi Provinsi Jawa Timur.

“Kami bertambah satu kursi di DPRD Jatim. Alhamdulillah, kini jadi satu fraksi,” katanya.

Di hadapan pengurus DPD Partai Gerindra Jatim, Irwan menjelaskan tujuan kunjungan PKS Jatim.

“Dalam rangka menjalin silaturahim yang sudah terjalin baik di parlemen, DPRD Jawa Timur. Harapannya kami semua bisa guyub rukun, meskipun beberapa hal berbeda.,” ujar Irwan.

Pada Pilpres 2024, Gerindra dan PKS berada di dua posisi pengusung yang berbeda. Namun, pada Pilkada Jatim 2018 silam, Gerindra dan PKS menjadi satu poros koalisi dalam pengusung calon gubernur yang sama.

Bagi Irwan, perbedaan pandangan dalam politik adalah hal yang wajar yang harus dihargai dan dihormati.

Meski demikian, Irwan menyampaikan bahwa PKS Jatim sangat terbuka berkolaborasi dan mengajak Partai Gerindra dalam rangka sama-sama membangun Jatim lebih baik.

“Banyak momentum silaturahim dan kolaborasi, harapannya terus berlanjut, mungkin dalam rangka Pilkada serentak dan agenda lain,” tutur Kang Irwan.

Setelah Gerindra, PKS rencananya juga akan berkunjung ke PKB, PDIP, Golkar, Demokrat, Nasdem, PAN, PPP hingga PSI. Agenda tersebut mulai dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2024 sampai pertengahan Mei.

Sebelumnya, Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengungkapkan, bahwa koalisi di Pilkada akan diselaraskan dengan dinamika politik nasional.

Bagi Gerindra, calon Kepala Daerah di level kabupaten/kota maupun provinsi harus berkomitmen untuk membantu menyukseskan program nasional di bawah kepemimpinan Prabowo kelak.

"Lebih ke penyelarasan. Kami tidak mungkin apabila di tingkat nasional berseberangan, namun di daerah ternyata bekerja sama dengan partai itu. Logikanya bagaimana?," kata Gus Sadad yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini saat dikonfirmasi sebelumnya.


Ikuti Berita Menarik Lainnya di Google News SURYA.co.id


Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved