Berita Sidoarjo
Atasi Banjir di Sidoarjo, Wabup Subandi Berharap Dinas PU Pengairan Jatim Normalisasi Kali Buntung
Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Sidoarjo kali ini, kebanyakan di bagian utara. Selain jalan desa, rumah-rumah penduduk juga kebanjiran
SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Banjir yang merendam sejumlah wilayah di Sidoarjo kali ini, kebanyakan di bagian utara.
Termasuk di kawasan Desa Waru, Bungurasih, Pepelegi dan beberapa desa lain di kawasan Sidoarjo Utara yang sudah kebanjiran selama dua hari belakangan.
Selain di jalan-jalan desa, rumah-rumah penduduk juga kebanjiran. Termasuk di Terminal Purabaya yang hampir semua sisinya juga terendam banjir sejak Selasa (6/2/2024) kemarin.
Bahkan, warga di Waru dan Bungurasih sebagian harus pergi mengungsi, karena rumah mereka terendam air.
Terhitung ada lima wilayah di Kecamatan Waru yang sampai saat ini masih kebanjiran. Jalan-jalan desa, permukiman, dan rumah-rumah warga masih banyak yang tergenang hingga Rabu (7/2/2024). Tinggi genangan airnya sekitar 30–50 centimeter.
Penyebab banjir di kawasan Sidoarjo Utara ini, adalah intensitas hujan yang tinggi beberapa hari belakangan, sehingga Kali Buntung sudah tidak mampu lagi menampung aliran airnya.
Untuk memastikan penyebab banjir yang terjadi, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Subandi bersama BPBD dan PU Provinsi Jawa Timur, BPBD dan Dinas PU BMSDA Sidoarjo, Camat Waru serta dari kodim 0816 Sidoarjo menyisir Sungai Buntung dan melihat sejumlah saluran di kawasan Waru.
Diketahui, terjadi pendangkalan di sungai sehingga tidak bisa maksimal menampung air ketika volumenya tinggi.
Ditambah lagi, terdapat beberapa sungai kecil yang dipenuhi sampah dan eceng gondok serta drainase yang kurang bagus.
“Harapan kami Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur bisa segera melakukan normalisasi sungai. Bisa didatangkan ponton excavator untuk normalisasi sungai yang kondisinya dangkal,” ujar Wabup Subandi.
Ditambah lagi terdapat banyak eceng gondok di sisi kanan dan kiri sungai, sehingga air mudah meluber ke permukiman penduduk. Apalagi sekarang ini, disebutnya kondisi air laut sedang pasang.
Dengan kondisi sungai seperti itu, ditambah intensitas curah hujannya tinggi, jelas banjir tidak bisa terelakkan.
Makanya, jika sungai sudah dinormalisasi dan tanaman eceng gondok dibersihkan, diyakini permasalahan banjir di wilayah Waru bisa selesai.
“Untuk menyelesaikan persoalan ini, kami harus komunikasikan bersama, saling berkoordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Sidoarjo, bahu-membahu menyelesaikan persoalan banjir di Kecamatan Waru,“ ujar Subandi.
Disebutnya, bahwa kondisi terbaru ini warga yang terdampak banjir paling parah di daerah Bungurasih dan Waru.
Di sana, sudah didirikan posko dapur umum untuk masing-masing RW.
Warga yang mengungsi, lanjut Subandi, juga terus diperhatikan supaya kebutuhan dasarnya tercukupi. Seperti makan, selimut, air mineral dan sebagainya.
Plt Bupati Subandi Ajak Para Pejabatnya Sowan ke PCNU Sidoarjo, Disambut KH Abdus Salam Mujib |
![]() |
---|
Predator Anak Asal Surabaya Diringkus Polisi di Sidoarjo, Pelaku Selalu Sasar Bocah SD |
![]() |
---|
Pria Usia 60 Tahun di Sidoarjo Bersimbah Darah, Diduga Dihabisi Anak Kandungnya |
![]() |
---|
Pembangunan Gedung Baru RSUD RT Notopuro Sidoarjo Hampir Tuntas |
![]() |
---|
Sidoarjo Terendam Banjir, Air Mulai Masuk ke Rumah-rumah Warga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.