Berita Situbondo

Perbaiki 101 Rumah Tidak Layak Huni, Dandim 0823 Situbondo Targetkan Selesai Akhir Maret 2024

Menurut Alex, ada ratusan rumah warga di beberapa desa di 14 kecamatan yang mendapatkan program perbaikan pada 2024 ini

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Alexander AB mengikuti coffee morning bersama wartawan di Makodim Situbondo, Jumat (12/1/2024). 

SURYA.CO.ID, SITUB0NDO - Kodim 0823 Situbondo mengawasi ketat pelaksanaan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Situbondo selama tahun 2024 ini. Dari pendataan, ada sebanyak 101 RTLH yang pantas mendapat perbaikan dengan anggaran dari Pemprov Jatim tahun anggaran 2024 itu.

Program rehabilitasi rumah itu memang diproritaskan bagi warga yang kondisi rumahnya benar-benar tidak layak. Disampaikan Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Alexander AB, sejauh ini pelaksanaan program bedah rumah yang dikerjakan kesatuannya sudah mencapai 20 persen.

Menurut Alex, ada ratusan rumah warga di beberapa desa di 14 kecamatan yang mendapatkan program perbaikan pada tahun 2024 ini.

"Totalnya ada 101 unit rumah yang dinilai bisa mendapat program rehabilitasi itu," kata Alex saat menggelar acara coffee morning bersama sejumlah awak media di Makodim 0823 Situbondo, Jumat (12/01/2024)

Sebelumnya dandim yang baru dua minggu menjabat ini menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu melakukan survey kelayakan rumah warga sebelum merealisasikan bantuan tersebut. "Dari hasill survey di lapangan, ada 101 rumah itu memang tidak layak diperbaiki," paparnya.

Dijelaskan Alex, untuk setiap rumah yang diperbaiki telah disiapkan anggaran Rp 17 juta. "Bentuk bantuannya berupa barang atau material untuk pembangunan rumah," jelas Alex.

Untuk itu, pihaknya menargetkan pelaksaan program bedah rumah layak huni itu selesai semua pada Maret 2024. "Berdasarkan laporan saat ini, progress pelaksanaan sudah mencapai 20 persen," tambahnya.

Siapa yang terlibat dalam pengerjaan rumah-rumah itu, Alex mengaku melibat anggota kodim dan koramil serta masyarakat penerima bantuan rumah tidak layak huni tersebut."Semua anggota terlibat dalam proses pembangunan rumah-rumah warga itu," terangnya. ****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved