Berita Trenggalek

66 Paket Selesai Digarap, Pembangunan Proyek Fisik di Trenggalek Capai 90 Persen

Progres pembangunan fisik proyek jembatan dan jalan di Trenggalek pada trimester ketiga 2023 sudah mencapai 90 persen.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: irwan sy
Sofyan Arif Candra Sakti/TribunJatim.com
Pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Ngantru - Kelurahan Tamanan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek 

SURYA.co.id, TRENGGALEK - Progres pembangunan fisik proyek jembatan dan jalan di Trenggalek pada trimester ketiga 2023 sudah mencapai 90 persen.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Anjang Purwoko mengatakan pada tahun 2023 ini Pemkab Trenggalek mendapatkan anggaran Rp 49,9 Miliar untuk pembangunan infrastruktur.

Dari pagu anggaran itu, Bidang Bina Marga memproyeksikan pembangunan fisik yang meliputi empat sub kegiatan.

"Yang pertama adalah pembangunan jembatan, pemeliharaan berkala jalan, rehabilitasi jalan, dan rekonstruksi jalan," kata Anjang, Minggu (22/10/2023).

Dari empat sub kegiatan tersebut ada 69 paket infrastruktur.

Rinciannya, 2 paket tender jembatan dan 2 paket non tender jembatan.

Lalu 2 paket tender pemeliharaan berkala jalan, 40 paket non tender rehabilitasi jalan, 9 paket tender rekonstruksi jalan dan 12 paket non tender rekonstruksi jalan.

"Berdasarkan progresnya, 6 paket tender/nontender jembatan sudah selesai, lalu 2 paket tender pemeliharaan berkala jalan selesai 1, sedangkan sisanya gagal lelang," lanjutnya.

Kemudian dari 40 paket non tender rehabilitasi jalan, sisa 1 paket yang belum selesai dan dipindahkan ke perubahan anggaran keuangan (PAK).

Sedangkan 21 paket tender/nontender rekonstruksi jalan, hanya sisa 1 paket yang belum selesai.

"Sehingga total ada 66 paket yang sudah selesai dan masih 3 paket yang belum selesai," ungkap Anjang.

Anjang menjelaskan untuk satu paket pemeliharaan berkala jalan, gagal lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

"Informasinya memang tidak ada penawar. Sudah diumumkan, kalau tidak ada yang nawar," ujarnya.

Anjang optimistis pengerjaan pembangunan fisik bisa rampung 100 persen walaupun akan mendapatkan paket fisik lagi pasca perubahan anggaran keuangan (PAK) sebanyak 40 paket.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved