Puasa Ayyamul Bidh September 2023, Ini Jadwal Lengkap Bacaan Niatnya

Di bulan Rabiul Awal 1445 H, Ayyamul bidh jatuh pada tanggal 29 September, 30 September dan 1 Oktober.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Puasa Ayyamul Bidh September 2023 

SURYA.CO.ID - Sejak tanggal 17 September 2023,  umat muslim memasuki Bulan Rabiul Awal 1444 Hijriyah. Ada banyak amalan ibadah yang bisa dikerjakan di bulan Maulid Nabi ini, salah satunya Puasa Ayyamul Bidh.

Mengutip laman NU, Ayyamul Bidh artinya hari-hari cerah, yaitu hari yang malamnya disinari bulan purnama. Hari-hari tersebut jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriah.

Diriwayatkan Ibnu Abbas, puasa di ayyamul bidh dihukumi sunnah muakkad, sebuah amalan yang sangat dianjurkan. “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergian’.” (HR an-Nasa’i dengan sanad hasan).

Di bulan Rabiul Awal 1445 H, Ayyamul bidh jatuh pada tanggal 29 September, 30 September dan 1 Oktober.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabiul Awal 1445 H

  • Jumat, 29 September 2023
/ 13 Rabiul Awal 1445 H
  • Sabtu, 30 September 2023 /14 Rabiul Awal 1445 H
  • Minggu, 1 Oktober 2023 / 14 Rabiul Awal 1445 H

Nat Puasa Ayyamul Bidh

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ayyamil bidl lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa tiga hari di pertengahan bulan.

Dilansir dari muslim.or.id, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap hari ke-13, 14, dan 15 dari bulan Hijriyah (Qomariyah).

Disebut Ayyamul Bidh (hari putih) karena pada malam-malam tersebut bersinar bulan purnama dengan sinar yang putih.
 
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi no. 747. Shahih dilihat dari jalur lainnya)

Al-Hafidz berkata dalam Kitab Fathul Baari "Puasa Asyura mempunyai 3 tingkatan, yang terendah berpuasa sehari saja, tingkatan diatasnya ditambah puasa pada tanggal 9, dan tingkatan diatasnya ditambah puasa pada tanggal 9 dan 11."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved