Berita Surabaya

60 Persen Target Penyerahan Fasum dari Developer di Surabaya Tuntas Agustus 2023, Nilainya Rp 2 T

Pemkot Surabaya terus mengotimalkan penyerahan aset lahan fasum dari pengembang perumahan dan permukiman.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
surya/bobby constantine Koloway
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Irvan Wahyudradjad. 

“Sesuai MCP (Monitoring Center For Prevention) KPK, PSU ini ditargetkan tuntas pada tahun 2024,” katanya.

Realisasi penyerahan PSU tersebut sebenarnya lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebelum 2021 misalnya, penyerahan PSU baru mencapai 96 lokasi dengan luasan mencapai 1.208.267,16 meter persegi.

Pada 2021, penyerahan mencapai 44 lokasi PSU dengan luas 220.953,88 meter persegi (harga perolehan aset sebesar Rp624,4 miliar).

Pada 2022, ada 30 lokasi penyerahan PSU yang dengan luas 606.640,68 meter dan nilai perolehan aset sebesar Rp1,98 triliun.

“Alhamdulillah mulai Januari-Agustus 2023 ini, kalau dinilai dari nilai perolehan asetnya, sudah melebihi perolehan tahun 2022, dan ini akan terus naik hingga akhir tahun,” katanya.

Penyerahan Aset Lahan Fasum (Fasilitas Umum) Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Pengembang ke Pemkot:
- Sebelum 2021: 96 lokasi  (1.208.267,16 meter persegi)
- Tahun 2021: 44 lokasi  (220.953,88 meter persegi dengan total nilai aset Rp624,4 miliar)
- Tahun 2022: 30 lokasi (606.640,68 meter persegi dengan nilai aset Rp1,98 triliun)
- Tahun 2023 (Hingga Agustus): 21 lokasi (luas 324.491,13 meter persegi dengan total nilai aset Rp2,17 triliun)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved