Berita Surabaya

Diserahkan Gubernur Khofifah, 4700 Karyawan Sampoerna Ikut Terima BLT DBHCHT

Sebanyak 5.030 pekerja di industri hasil tembakau (IHT) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
ist
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, hadir dalam kegiatan penyerahan BLT DBHCHT sebesar Rp1,5 juta per orang kepada pekerja di industri hasil tembakau (IHT), yang digelar di fasilitas produksi Sampoerna Rungkut 2 Surabaya, Kamis (24/8/2023). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 5.030 pekerja di industri hasil tembakau (IHT), yang mayoritasnya adalah pelinting sigaret kretek tangan (SKT), menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Dari jumlah itu, sekitar 4.700 orang di antaranya adalah karyawan PT HM Sampoerna Tbk atau Sampoerna.

Penyerahan BLT sebesar Rp1,5 juta per orang itu diberikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di fasilitas produksi Sampoerna Rungkut 2 Surabaya, Kamis (24/8/2023).

Saat penyerahan, Gubernur Khofifah meminta ribuan pekerja tersebut untuk menunjukkan buku tabungan yang baru saja diterima.

Serentak mereka langsung mengangkat buku tabungan yang disertai sorak-sorai bahagia dari para pekerja yang mayoritas didominasi oleh kelompok perempuan ini.

“Sudah ada buku tabungan dan BLT juga dicairkan, panjenengan semua juga bisa tambah bahagia sejahtera,” kata Gubernur Khofifah, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan karyawan Sampoerna.

Siap juga mengungkapkan, kebersamaan para pekerja itu begitu indah.

Kebersamaan yang dilihat ketika penyerahan BLT itu terus merawat semangat toleransi dan tepo seliro yang sudah mewarnai perjalanan bangsa ini.

“Semoga bermanfaat, dan bapak ibu semua bisa terus bahagia,” lanjutnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani mengatakan, ribuan pekerja itu berasal dari lima pabrikan IHT yang ada di Jawa Timur.

“Ini sengaja kami tempatkan di pabrik PT HM Sampoerna Tbk. karena 4.700 di antara penerima BLT itu adalah pekerja di Sampoerna,” jelasnya.

Ia menambahkan secara keseluruhan BLT yang akan disalurkan memiliki sasaran 9.259 orang, tersebar di 54 perusahaan yang berasal dari 38 kabupaten/kota di Jatim.

Untuk jumlah anggaran yang dikeluarkan oleh Pemprov Jatim sendiri mencapai sekitar Rp13,9 miliar.

"Jumlah bantuan yang akan diterima sebenarnya Rp 300 ribu sebanyak lima kali pencairan, namun kami salurkan satu tahap sekaligus yang nantinya tiap pekerja menerima Rp1,5 juta,” ungkapnya.

Kadinsos Jatim itu melanjutkan, untuk pencairan pertama ini memang dimulai dari titik Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Surabaya dan Pamekasan, karena jumlahnya luar biasa mencapai 5.030 orang.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved