Pemprov Jatim
Gubernur Khofifah Beri Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kepada 6 Tokoh Berdedikasi untuk Jatim
Enam orang yang telah memberikan dedikasinya untuk Jawa Timur, diganjar penghargaan Jer Basuki Mawa Beya oleh Gubernur Khofifah
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebanyak enam orang yang telah memberikan dedikasinya untuk Jawa Timur, diganjar penghargaan Jer Basuki Mawa Beya oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Penyerahan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya kepada enam tokoh istimewa di Jatim itu, dilakukan dalam momen upacara HUT RI ke 78 di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (17/8/2023).
Gubernur Khofifah mengatakan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh para tokoh tersebut untuk kemajuan Jawa Timur.
"Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya ini memang diberikan kepada tokoh atau masyarakat yang telah memberikan dedikasi luar biasa kepada Jawa Timur, ini apresiasi yang bisa kami berikan," ujarnya.
Penghargaan tersebut, diberikan Khofifah berdasarkan SK Gubernur Jatim No. 188/392/KPTS/013/2023 tanggal 16 Agustus 2023. Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya ini terbagi dalam dua kategori yaitu emas dan perak.
Tokoh penerima penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Emas dari Gubernur Khofifah itu adalah Brigjen Fahmi Sudirman selaku Kabinda Jatim dan Kalanti Dr H Kresna Menon SH, M.Hum.
Keduanya berdedikasi dalam menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur.
Khofifah menjelaskan, bahwa Kabinda Jatim menerima penghargaan ini lantaran memiliki peran penting dalam menjaga kondusifitas di Jawa Timur. Salah satunya peran serta Kabinda dalam pengendalian inflasi di Jawa Timur.
"Kalau Pak kabinda di mana-mana di setiap pertemuan hari Senin itu selalu, bahwa keterlibatan dari seluruh berbagai stakeholders untuk bisa mengendalikan inflasi sampai sekarang tiap Senin masih rakor dipimpin oleh Pak Mendagri," jelasnya.
Sementara penerima penghargaan Jer Basuki Mawa Beya kategori perak diberikan kepada Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Jatim Drh Dedy Fachruddin Kurniawan, Ketua Ikatan Paramedik Veteriner Indonesia Jatim Efendy, Seniman Ludruk Cak Kartolo, owner perusahaan pembuat Batik Ciprat Edy Cahyono.
Gubernur Khofifah menuturkan, penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Perak diberikan kepada dokter hewan dan veteriner Indonesia, karena telah berdedikasi tinggi dalam pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jawa Timur.
Atas peran serta keduanya, Jawa Timur berhasil menjadi Provinsi dengan capaian vaksin PMK tertinggi secara nasional.
"Penyakit mulut dan kuku di Jawa Timur ini sebetulnya proses pengendaliannya sangat signifikan. Dari proses pengendalian yang sangat signifikan, salah satu peran veteriner kemudian peran dokter hewan itu luar biasa," katanya.
"Oleh karena itu, kami memberikan apresiasi kepada mereka, seperti dulu saat ada covid. Ini sebetulnya penyakit mulut kuku bagi peternak sapi itu sesuatu yang mengkhawatirkan sekali, apalagi sapi perah," imbuhnya.
Budayawan Cak Kartolo, menurut Gubernur Khofifah adalah seniman yang memberikan aksen atau ciri khas pada khazanah seni tradisi Jawa Timur seperti ludruk.
Pemprov Jatim
Jer Basuki Mawa Beya
Gubernur Khofifah
Khofifah Indar Parawansa
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
HUT ke 86 RSUD Dr Soetomo, Pj Gubernur Adhy Karyono Sebut Taraf Kesehatan dan IPM Jatim Meningkat |
![]() |
---|
Pj Gubernur Adhy Karyono Resmi Tetapkan UMP Jatim 2025, Naik 6,5 Persen Menjadi Rp 2.305.985 |
![]() |
---|
Pj Gubernur Jatim Optimistis Kongres PII Hasilkan Langkah Strategis Industri Berkelanjutan |
![]() |
---|
Di Upacara HUT ke-53 KORPRI, Pj Gubernur Jatim: KORPRI Motor Penggerak Pelayanan Publik Berkualitas |
![]() |
---|
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono Terima Penghargaan Most Inspiring Leader Keterbukaan Informasi Publik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.