Ibadah Haji 2023

Jamaah Haji Padati Masjidil Haram Untuk Selesaikan Rukun Haji, Mulai Kembali ke Tanah Air 4 Juli

Sebanyak 26 persen lainnya mengambil pilihan Nafar Tsani, lalu kembali dari Mina pada 13 Dzulhijah atau Sabtu 1 Juli 2023.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/mochammad Sugiyono
Jutaan jamaah haji melaksanakan tahapan terakhir di Kakbah, Makkah. 

SURYA.CO.ID, MAKKAH - Ratusan ribu jamaah haji dari seluruh dunia termasuk Indonesia, sudah memadati Masjidil Haram, Minggu (2/7/2023) sejak pagi. Para jamaah tersebut bergantian melakukan shalat termasuk tawaf ifadah sebagai rangkaian rukun haji.

Berdasarkan pantauan Wartawan SURYA, GALIH LINTARTIKA di tengah rangkaian liputan langsung dari Makkah, para jamaah secara berkelompok berangkat dari hotelnya menginap menuju Masjidil Haram.

Itu mereka lakukan setelah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Jamaah beristirahat sejenak sebelum bergerak menuju Masjidil Haram.

"Jamaah haji Indonesia sudah berada di Makkah, mereka beristirahat. Sebagian ada yang ke Masjidi Haram untuk tawaf ifadah," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief.

Hilman mengatakan sebagian jamaah ada yang beristirahat di hotel Makkah untuk mengumpulkan energi karena pendorongan dari Mina ke Makkah cukup panjang. "Antrean di mana-mana sehingga menguras energi jemaah," kata Hilman.

Ia mengimbau para jamaah yang masih kelelahan agar menunda dulu tawaf ifadah di Masjidil Haram dan beristirahat di hotel. "Ini sudah diatur baik oleh ketua kloter atau pimpinan KBIHU,” sambung Hilman.

Fase mabit (menginap) di Mina sudah berakhir. Seluruh jamaah haji Indonesia sudah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.

Pemulangan jamaah haji dari Mina menuju Makkah berlangsung dua hari, pada 12 dan 13 Dzulhijah 1444 Hijriyah. Lebih dari 156.000 jamaah (74 persen) haji Indonesia mengambil pilihan Nafar Awal, kembali dari Mina pada 12 Dzulhijah atau Jumat 30 Juni 2023.

Sebanyak 26 persen lainnya mengambil pilihan Nafar Tsani, lalu kembali dari Mina pada 13 Dzulhijah atau Sabtu 1 Juli 2023.

Hilman mengatakan, dari 209.782 jamaah haji reguler yang tiba di Tanah Suci, sebanyak 198.373 orang di antaranya sudah menjalani Haji Tamattu', 3.233 orang dengan Haji Ifrad, sedang 31 lainnya dengan Qiran.

Sebelum puncak haji, lanjut Hilman, tercatat ada 154 jamaah yang wafat. Sebanyak 10 jamaah wafat di Tanah Air, 143 wafat di Arab Saudi, 1 jamaah haji khusus. "Mereka semua sudah dibadalhajikan," tegas Hilman.

“Selama fase puncak haji, ada 112 jamaah yang meninggal di Arafah (14), Mina (58), Makkah (39), dan Madinah (1). Baik yang meninggal di Makkah maupun Madinah, sudah menjalani wukuf baik dengan skema badal maupun safari wukuf," tambah Hilman.

Hilman menambahkan, proses kepulangan jamaah haji gelombang pertama akan berlangsung mulai 4 Juli 2023 melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Penimbangan barang bagasi mulai dilakukan pada 2 Juli 2023. Untuk jamaah haji gelombang kedua akan mulai diberangkatkan ke Madinah pada 10 Juli 2023. ****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved