Kondisi Memprihatinkan Nenek Rohaya dan Slamet, Suami Istri Beda Usia 55 Tahun yang Dulu Viral
Kondisi memprihatinkan dialami nenek Rohaya dan Slamet, pasangan suami istri beda usia 55 tahun yang dulu pernah viral.
SURYA.CO.ID - Kondisi memprihatinkan dialami nenek Rohaya dan Slamet Riyadi, pasangan suami istri beda usia 55 tahun yang dulu pernah viral.
Nenek Rohaya dan Slamet kini kesulitan ekonomi, namun kondisi ini tidak melunturkan cinta sejati mereka.
Simak pula di artikel ini kronologi lengkap Slamet sampai bisa jatuh cinta dengan nenek Rohaya.
Nenek Rohaya dan Slamet menikah pada tahun 2017 lalu.
Nenek Rohaya kini berusia 77 tahun dan Slamet baru berusia 22 tahun.
Pasangan beda usia ini, tinggal di rumah yang tak layak huni lagi di Desa Karang Endah Kecamatan Lengkito, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan.
Dikutip dari Sripoku.com yang mengunjungi rumah Nenek Rohaya, belum lama ini, terlihat Rohaya sedang sendirian di rumahnya yang tak layak huni.
Sang suami Slamet sedang berkebun mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.
Tampak rumah yang ditempati Slamet Rohaya ini sangat miris.
Sebab, rumah yang berdinding papan sudah mulai banyak yang lapuk dan ketika hujan deras rumah tersebut sering bocor.
Sejumlah bagian rumah Nenek Rohaya juga tampak bolong jika terkena sinar matahari, jika orang mengintip maka akan terlihat apa yang dilakukan Nenek Rohaya dengan Slamet.
Lebih mirisnya lagi, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, seperti makan, nenek Rohaya dan Slamet sering dibantu oleh tetangga dan anak Nenek Rohaya ketika main ke rumahnya itu.
Walaupun kondisi ekonomi mereka sedang turun drastis, namun, Nenek Rohaya mengakui dirinya tetap romantis dengan sang suami tidak ada yang berubah sama sekali.
Bantah Kabar Hamil

Meski menghadapi banyak cibiran dan berbagai kendala, namun faktanya pernikahan itu masih langgeng di usia pernikahan yang memasuki tahun ke-6.
Kabar terbaru bahkan menyebutkan, Slamet kini ingin mengadopsi anak sebagai pelengkap rumah tangganya dengan nenek Rohaya.
Namun keinginan itu terpaksa ditolak oleh nenek Rohaya mengingat untuk mengurus dan membesarkan seorang anak maka diperlukan biaya.
Apalagi nenek Rohaya juga merasa di usianya kini, ia sudah tak sanggup untuk merawat bayi.
Hal ini disampaikan sendiri oleh nenek Rohaya saat diwawancara wartawan.
"Dak galak wong ngenjukan anak bae, nak dirawat perlu biaya, makan bae susah. Aku sudah tuo mano nak merawat bayi (Tidak mau orang memberikan anaknya (diadopsi), perlu biaya untuk merawatnya. Sementara untuk makan saja susah. Apalagi saya sudah tua)," kata Rohaya ditemui di kediamannya di Desa Karang Endah Kecamatan Lengkiit Kabupaten Ogan Koemring Ulu.
Saat ini nenek Rohaya sudah berusia 77 tahun dan Slamet baru berusia 22 tahun.
Di usia yang sudah senja ini, Rohaya sudah tidak bisa lagi beraktivitas berat, jangankan mengasuh bayi.
Untuk masak saja sudah tidak bisa lagi. Ia juga sudah sakit-sakitan.
Pernyataan Rohaya ini sekaligus mengklarifikasi isu yang beredar di medsos yang mengatakan bahwa dirinya sedang hamil tua.
"Idak lah, dak kan ado nak hamil lah tuo aku ini (Tidaklah, tidak mungkin saya hamil soalnya sudah tua)" kata nenek beberapa cucu ini sambali tertawa lepas.
Meskipun Rohaya mememiliki lima anak dari pernikahan sebelumnya dan sudah berkecukupnan, namun Rohaya tetap memilih tingal bersama Slamet di gubuk yang sudah tidak layak huni.
Menurut Rohaya, saat hujan deras maka rumah berlantai tanah ini banjir hingga semata kaki orang dewasa.
Namun pasangan Slamet-Rohaya tidak punya pilihan lain selain bertahan di gubuk reot yang kabarnya juga milik kerabatnya.
Rohaya sebenarnya berasal dari Palembang (ayahnya Palembang asli) dan ibunya Cirebon, namun sudah seumur hidupnya menetap di Desa Karang Endah.
Keluarga ini juga sering mendapat kunjungan dari Bhabinkambtimas Polsek Lengkiti seperti yang dilakukan Aiptu Irawan yang ditemui saat berkunjung ke kediaman Rohaya karena Rohaya sakit cukup lama.
Seperti dituturkan Slamet di awal pernikahan, dirinya tidak silau dengan kecantikan wajah, tak silau dengan harta, tapi kebaikan dan ketulusan hati Rohaya yang sudah menaklukkan hatinya.
Menurut Slamet, sejak kecil dia sering sakit-sakitan bahkan sampai berbulan-bulan hanya Rohaya yang tulus merawatnya.
Rohaya yang tidak memiliki hubungan darah dengan Slamet ini setiap hari mengurus Slamet tanpa kenal lelah.
Waktu itu Slamet memanggilnya Bibik.
"Kalau bukan Rohaya, mungkin aku sudah mati," kata Slamet kala itu, seraya menambahkan sebelum menikah dia memanggil Bibik tapi sekarang sudah memiliki panggilan sayang Bunda dan Rohaya memanggil Slamet dengan panggilan Ayah.
Awal Mula Kisah Rohaya dan Slamet

Pasangan Nenek Rohaya dan Slamet sempat viral di media sosial setelah memutuskan untuk menikah ditahun 2017 lalu, saat itu usia Slamet masih 16 tahun dan Nenek Rohaya 71 tahun. Perbedaan usia mereka 55 tahun.
Pasangan dari Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel ini dulu sangat bikin heboh.
Ceritanya, ada seorang pemuda yang dulu menjadi viral karena ngamuk bahkan mengancam bunuh diri jika tak dinikahkan dengan seorang nenek.
Kisah cinta mereka pun menjadi sorotan. Tak hanya di Indonesia, media asing sampai meliput kehidupan pernikahan mereka setelah pemberitaannya viral.
Pemuda 16 tahun itu bernama Slamet. Ia mencintai Nenek Rohaya berusia 71 tahun.
Pasangan itu tidak sengaja bertemu saat tinggal di daerah yang sama dan saling jatuh cinta sehingga mereka tidak bisa melepaskannya.
Setelah itu, Slamet pulang untuk meminta orang tuanya menikahkannya dengan seorang wanita tua yang seusia dengan neneknya.
Ketika dia tidak menerima restu, pemuda itu sempat nyaris bunuh diri.
Akhirnya orang tuanya setuju untuk menikahkannya.
"Mereka bilang mereka akan mati jika tidak menikah," kata Kuswoyo, kepala desa tempat tinggal pasangan itu.
"Mereka bilang mereka sangat mencintai satu sama lain dan jika salah satu dari mereka meninggal, yang lain juga akan mati,"
Awalnya, banyak rumor yang beredar tentang pernikahan pasangan "kontroversial" ini.
Seseorang berkata bahwa Rohaya pasti orang yang sangat kaya, Slamet menikahinya karena kekayaan nenek Rohaya.
Namun kenyataannya, Nenek Rohaya bukan orang kaya.
Slamet mengatakan bahwa ia menikahi nenek Rohaya atas dasar cinta sejati, sama sekali tidak ada hubungannya dengan kaya, miskin, tua atau cantik.
"Kami menikah tanpa ada tekanan. Kami berdua benar-benar saling mencintai," kata Slamet.
"Kami memiliki malam pernikahan yang luar biasa," kata pemuda itu.
"Saya tidak menyangka istri saya seperti itu," ujarnya
Namun, Slamet ternyata cemburu dan posesif.
Usai pernikahan, pemuda itu sering mengunci istrinya di rumah, mengunci pintu karena takut istrinya dilirik oleh pria lain.
Karena sifatnya yang kekanak-kanakan ini, Rohaya sempat marah, tapi belakangan semakin jatuh cinta dengan suaminya.
Pasangan berusia 55 tahun itu bahkan berencana punya bayi, tapi sepertinya mustahil karena nenek Rohaya yang sudah tua. (*)
>>>Update berita terkini di Googlenews Surya.co.id
Artikel ini telah tayang di Tribuntrends.com dengan judul Dulu Viral, Kehidupan Nenek Rohaya dan Slamet Beda Usia 55 Tahun Ini Miris, Bantah Hamil: Sudah Tua
Nenek Rohaya
Slamet
viral
pasangan
pernikahan beda usia
Polres Ogan Komering Ulu (OKU)
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
Sosok Kayla Didrika, Mahasiswi UGM Jadi Lulusan Tercepat Meski Sibuk Organisasi dan Kepanitiaan |
![]() |
---|
Aksi Solidaritas, Ojol di Kota Probolinggo Ajak Polisi Tahlil dan Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Polres Gresik dan Komunitas Ojol Gelar Sholat Gaib dan Doa Bersama untuk Mendiang Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Ada Tragedi Kali Jagir, Komisi A Kritisi SOP Penindakan Tim Asuhan Rembulan Satpol PP Surabaya |
![]() |
---|
Raperda Pelindungan Perempuan dan Anak di Jawa Timur Jadi Atensi DPRD Jatim |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.