Berita Surabaya
Pemkot Surabaya Terbitkan SE Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Pesan Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerbitkan Surat Edaran terkait kewaspadaan peningkatan kasus Covid-19.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menerbitkan Surat Edaran terkait kewaspadaan peningkatan kasus Covid-19.
Pemkot mengajak warga tetap waspada sekalipun badan kesehatan dunia atau WHO telah menghentikan Covid-19 sebagai status darurat global.
Melalui SE bernomor 400/7.7.1/9498/436.7.2/2023, edaran ini berisi yenatab Kewaspadaan terhadap Risiko Peningkatan Kasus Covid-19.
SE tersebut ditujukan kepada seluruh direktur rumah sakit, kepala puskesmas, serta kepala klinik utama dan pratama se-Kota Surabaya.
Dalam SE tersebut Wali Kota Eri Cahyadi menjabarkan sejumlah upaya pengendalian penyebaran kasus Covid-19 di Kota Surabaya.
Di antaranya, ia meminta warga yang sedang mengalami gejala Covid-19 untuk memeriksakan diri ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).
Misalnya, saat mengalami batuk kering, pilek, demam lebih dari 38 derajat celcius, dan nyeri telan.
Juga bagi yang pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 diminta memeriksakan diri ke Rumah Sakit, Puskesmas maupun Klinik.
"Sehingga, akan dilakukan pemantauan kesehatan secara rutin hingga dinyatakan sembuh,” kata Wali Kota Eri melalui edarannya.
Selanjutnya, pasien yang terkonfirmasi COVID-19 beserta kontak eratnya harus melaksanakan isolasi maupun karantina mandiri. Juga, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Kemudian, upaya 3T (Tracing, Testing dan Treatment) terus dilakukan secara konsisten dan terintegrasi.
Testing dilakukan secara masif terhadap sasaran prioritas (suspek, probabel, kontak erat dan pelaku perjalanan).
Tracing menyasar warga dengan kasus konfirmasi COVID-19 beserta kontak eratnya secara terintegrasi dalam waktu kurang dari 48 jam.
"Serta, melakukan isolasi maupun karantina bagi kasus konfirmasi beserta kontak eratnya,” katanya.
Kemudian, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan kegiatan perkantoran dilakukan surveilans secara rutin/berkala. Ini sebagai bentuk pencegahan.
Berita Surabaya Hari Ini: Peluncuran Koperasi Digital, Jadwal Commuter Line yang Baru |
![]() |
---|
Berita Surabaya Hari Ini: Golkar Buat Lomba Cipta Oleh-oleh, Investasi Mulai Naik, Prestasi Pelajar |
![]() |
---|
8 Landmark dan Ikon Budaya Kota Surabaya, Daya Tarik Wisata Ibu Kota Jawa Timur |
![]() |
---|
Rute dan Lokasi Parkir Parade Surabaya Vaganza, Hari Ini 25 Mei 2025 Mulai Pukul 13.00 WIB |
![]() |
---|
Patuhi Larangan Wisuda SMA/SMK di Jatim, Ini Cara Sederhana SMAN 2 Surabaya Rayakan Kelulusan Siswa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.