Berita Viral

SOSOK Penyuap AKBP Achiruddin Hasibuan di Kasus Gudang Solar Ilegal Diburu, Polisi: Saling Kenal

Sosok penyuap AKBP Achiruddin Hasibuan dalam kasus gudang solar ilegal di Jalan Karya Dalam/Sinumba Raya, Kecamatan Medan Helvetia, kini menjadi burua

Editor: Musahadah
kolase tribun medan
AKBP Achiruddin Hasibuan mengaku menerima gratifikasi dari keberadaan gudang solar ilegal dekat rumahnya. Sosok penyuapnya diburu. 

Hadi menegaskan, gudang solar yang ditemukan tidak jauh dari rumah AKBP Achiruddin ilegal karena izin usaha tidak terdaftar di Pertamina.

"AKBP AH menerima gratifikasi sebagai pengawas gudang solar ilegal sejak 2018-2023 dari PT ANR," tegasnya.

Terkait dengan besaran uang yang diterima AKBP Achiruddin Hasibuan saat menjalankan jasa pengawas gudang solar ilegal masih didalami.

Sementara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus adanya aliran dana mencurigakan dalam rekening milik Eks Kabag Bin Ops Dit Res narkoba AKBP Achiruddin Hasibuan.

Atas hal itu, PPTK menyampaikan telah memblokir rekening AKBP Achiruddin termasuk Aditya Hasibuan sebagai upaya untuk melakukan penelusuran yang dilakukan adanya dugaan TPPU.

Penggeledahan Sebelumnya

Penyidik Polda Sumatera Utara menggerebek rumah AKBP Achiruddin Hasibuan buntut kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya, Aditya Hasibuan, Rabu (26/4/2023).

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebut penggerebekan dilakukan penyidik Ditreskrimum dan Propam Polda Sumatera Utara.

"Tindak lanjut dari proses penyidikan untuk (mendalami)," kata Hadi saat dihubungi, Rabu (26/4/2023) malam.

Penggerebekan itu dilakukan sejak pukul 16.00 WIB.

Hadi menyebut jika salah satu tujuan mendatangi rumah AKBP Achiruddin Hasibuan itu untuk mencari senjata api yang disebut ditodongkan ke korban penganiayaan anaknya, Ken Admiral.

"Karena ada informasi yang berkembang terkait dengan ybs atau anaknya menodongkan senjata api, kita ingin memfaktakan betul tidaknya ada senjata itu," ucapnya.

Dari penggeledahan di Jalan Guru Sinumba, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia ini, Polisi hanya menemukan kotak senjata airsoftgun, sementara airsoftgun nya tak ditemukan.

Polisi juga menemukan senjata laras panjang berwarna kuning diduga mainan beserta peluru diduga plastik berwarna-warni.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Sumaryono mengatakan, meski demikian pihaknya tetap mencari dimana Airsoftgun itu berada.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved