KKB Papua
Sebelum KKB Papua Serang TNI di Nduga, Kelompok Intan Jaya Menebar Teror: Ancam dan Usir Warga
Sebelum tragedi Pasukan TNI Diserang KKB Papua di Nduga pada Sabtu (15/4/2023), KKB Papua Intan Jaya sempat melakukan teror.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Sebelum tragedi Pasukan TNI Diserang KKB Papua di Nduga pada Sabtu (15/4/2023), KKB Papua Intan Jaya sempat melakukan teror.
KKB Papua di Intan Jaya tak mengincar TNI-Polri seperti di Nduga, melainkan warga sipil khususnya para pedagang.
Melansir dari Penerangan Kostrad, KKB Papua masih melakukan aksi biadabnya yang mengakibatkan keresahan, bahkan menimbulkan korban jiwa dari masyarakat, aparat TNI/Polri, rusaknya fasilitas umum dan rumah milik masyarakat di wilayah Papua.
Di Intan Jaya, KKB Papua terus melakukan teror, intimidasi bahkan dengan tega membunuh warga sipil.
Seperti halnya yang dilakukan oleh KKB Papua dengan mengusir dan mengancam para pedagang khususnya Mama-mama untuk tidak berjualan di Pasar, Selasa (11/4/2023).
Jika melanggar KKB Papua tidak segan membunuh mereka.
Demikian pula yang terjadi pada Rabu (12/4/2023), KKB Papua mengusir warga Kampung Mamba Bawah dan Kampung Sambili, Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya untuk meninggalkan atau mengosongkan kampungnya dengan alasan akan berperang dengan aparat keamanan TNI/Polri.
Baca juga: UPDATE Pasukan TNI Diserang KKB Papua: Panglima TNI Perintahkan Tegas, DPR Beri Wanti-wanti Ini
Kedua kejadian tersebut adalah bagian dari banyaknya aksi biadab KKB Papua di wilayah Intan Jaya.
KKB Papua tak cuma berulah, tapi juga selalu memputarbalikan fakta dan memfitnah dengan memberitakan melalui Media Sosial/Medsos, maupun memanfaatkan awak media lainnya untuk menyebar propaganda pemberitaan seolah-olah pelakunya adalah aparat keamanan TNI/Polri.
Prajurit TNI Diserang KKB
Sebelumnya, sempat beredar kabar kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua menyerang prajurit TNI dari Satgas Yonif R 321/GT pada Sabtu (15/4/2024).
Dalam penyerangan KKB Papua tersebut, 6 prajurit TNI dikabarkan meninggal dunia, 9 orang ditangkap dan 21 anggota lainnya belum diketahui nasibnya hingga kini.
Prajurit TNI Satgas Yonif R 321/GT diserang KKB Papua saat sedang berpatroli di wilayah Kabupaten Nduga, Papua.
Saat itu, prajurit TNI ini tengah mencari keberadaan pilot Susi Air yang masih disandera KKB Papua.
Kemudian para prajurit TNI tersebut diserang dan ditembaki KKB Papua atau Kelompok Teroris Separatis Papua (KTSP) pukul 16.30 WIT.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.