Khutbah Idul Fitri KH Uzairon Thoifur Abdillah Lengkap Teks Arab
Berikut contoh teks Khutbah Idul Fitri KH Uzairon Thoifur Abdillah, dengan tema Memetik Hikmah Idul Fitri.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Maka pada hari raya yang mulia ini, ketika kita semua bergembira, pantaslah pada hari ini kita
merenung, apa yang dikatakan oleh para Ulama', "Barang siapa yang menjadikan hidupnya seperti puasa, maka Allah Swt akan menjadikan kematiannya seperti hari raya."
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah Swt.
Pada hari raya di dunia ini kita berjumpa dengan sanak keluarga, bersilaturrahim dengan umat
islam, dengan ayah, dengan ibu, dengan tetangga-tetangga, dengan para Ulama', dengan para Auliya',
Ini semua mengingatkan kita kepada apa yang akan terjadi nanti setelah kematian kita.
Apabila kematian ini adalah kematian yang diterima oleh Allah, maka akan menjadi seperti hari raya. Di sini dan di sana kita akan berjumpa dengan orang tua kita yang beriman, dengan saudara-saudara dan sanak famili kita, dengan teman-teman seperjuangan kita, dengan guru-guru kita, dengan para Auliya, dengan para Ulama', bahkan dengan para Anbiya'.
وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُوْلَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصَّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَيكَ رَفِيقًا (النساء : ٦٩]
"Barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, mereka akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah. Yaitu para nabi, para Shiddiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shaleh, Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." [Q.S. an-Nisa' 69]
Kita akan berjumpa dengan para Anbiya', kita akan berjumpa dengan Junjungan kita, Kekasih kita, Panutan kita, yang mulia Nabi Agung Muhammad Saw. Kita akan berjumpa dengan para Shahabat, yang sudah sering kita baca ceritanya. Berjumpa dengan Sayyidina Abu Bakar as Shiddiq r.hu, Sayyidina Umar ibnu Khattab r.hu, Sayyidina Utsman Ibnu Affan r.hu, Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.hu, Sayyidina Bilal bin Rabbah r.hu, Sayyidina Sa'ad Ibnu Abi Waqqosh r.hu dan Shahabat-shahabat yang lain. Kita akan berjumpa disana. Kita akan berbicara dengan mereka. Mereka akan bercerita mengenai perjuangan mereka di dunia. Dan kita pun akan bercerita mengenai bagaimana kita meneruskan perjuangan mereka.
Kita akan berjumpa dengan Sayyidul Anbiya', Baginda Muhammad Saw. Wajah yang penuh nur. Setampan-tampannya wajah yang ada di dunia ini. Seganteng-ganteng manusia yang hidup di dunia ini. Semulia-mulianya manusia yang hidup di dunia ini. Sesejuk-sejuknya hati manusia yang ada di dunia ini. Kita akan berjumpa disana. Beliau akan bercerita kepada kita. Dan kita pun akan bercerita kepada Beliau. Alangkah indahnya hari itu.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah Swt. Bukan hanya itu saja. Kita akan berjumpa dengan para Nabi semuanya. Kita akan berjumpa dengan kakek kita Nabi Adam As, Nabiyullah Nuh As, dan Nabi-nabi yang lain.
Disana nanti kita akan merasa betul-betul beruntung menjadi orang beriman, ketika orang kafir dicampakkan di jahannam bersama Fir'aun, Qorun, Hamman, ketika mereka menghadapi penderitaan yang tidak ada habis-habisnya. Maka betul-betul tidak ada gunanya kenikmatan- kenikmatan, kesenangan-kesenangan selama mereka di dunia. Tidak ada artinya teknologi yang mereka banggakan, harta yang mereka cintai, anak-anak yang mereka sayangi, Negara-negara yang mereka jaga siang dan malam, habis semuanya, ketika mereka mati dalam keadaan kafir.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah Swt. Disana kita betul-betul akan bersyukur menjadi orang yang beriman. Maka sebelum hari itu datang, sekarang kita bersyukur.
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ [البقرة : ١٨٥]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/khutbah-jumat-hikmah-bulan-rajab.jpg)