Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Kabupaten Pringsewu Lampung, 1 Orang Dikabarkan Tewas
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris di Lampung, 1 orang dikabarkan tewas
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Adrianus Adhi
Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan tambahan dari kepolisian terkait penangkapan dan kabar tewasnya pelaku terduga teror itu.
3 WNA Uzbekistan Jaringan Teroris Internasional Kabur
Sebelumnya, tiga warga negara asing (WNA) Uzbekistan jaringan teroris internasional berhasil kabur.
Baca juga: Densus 88 Tangkap Pria Terduga Teroris Asal Sumenep di Monumen Trunojoyo Sampang
Mereka adalah tiga dari empat warga negara asing (WNA) asal Uzbekistan yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri.
Mereka ditangkap terkait dugaan aksi terorisme.
Melansir Kompas.com, tiga orang kabur saat ditahan di ruang detensi Kantor Imigrasi, Senin (10/4/2023).
Keempat WNA itu sebelumnya ditangkap Densus 88 pada 24 Maret lalu karena diduga menyebarkan propaganda di media sosial. Adapun keempatnya berinisial BA alias JF (32), OMM alias IM (28), BKA (40), dan MR (26).
Mereka terafiliasi dengan jaringan teroris internasional Katibat al Tauhid wal Jihad.
Juru Bicara Densus 88 AT Polri Kombes Aswin Siregar menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Pada saat itu, petugas, baik dari Imigrasi maupun Densus 88 yang sedang melakukan pengamanan, sedang mempersiapkan makan sahur dan ibadah shalat subuh.
Secara tiba-tiba, tiga dari empat WNA melakukan penyerangan terhadap petugas dengan menggunakan pisau dapur yang didapatkan dari pantry.
“Jelang persiapan sahur WNA ditempatkan di ruang detensi tersebut melakukan penyerangan terhadap petugas Imigrasi dan anggota Densus yang bertugas di kantor tersebut, dalam upayanya untuk melarikan diri atau untuk menyerang kemudian dalam rangka melarikan diri,” ucap Aswin di Mabes Polri, Selasa (11/4/2023).
Akibat peristiwa tersebut, seorang petugas imigrasi meninggal dunia.
“Dari peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dari petugas Imigrasi atas nama Bapak Adi Widodo meninggal dunia,” kata Aswin.
Selain itu, beberapa petugas mengalami luka-luka, baik luka berat maupun luka ringan.
Baca juga: Densus 88 Gelar Workshop Anti-Terorisme untuk Kapolsek, Danramil, Kadis, dan Camat se-Surabaya
Secara rinci, ia menjelaskan, staf imigrasi bernama Dikky Firstho mengalami luka berat dan saat ini masih dirawat.
Selain itu, ada pula Supriatna, seorang staf imigrasi yang mengalami luka ringan.
"Kemudian dari anggota Densus 88 ada Bripda Dendri yang sekarang masih dirawat dan luka berat, Bripda Bahrain luka berat,” ucapnya.
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Ilustrasi-Densus-88-menangkap-terduga-teroris-di-Lampung.jpg)