Inspirasi Usaha
Tips Membangun Usaha Ekspedisi untuk Milenial
Usaha ekspedisi merupakan salah satu bentuk usaha yang sekarang ini sedang naik daun.
SURYA.co.id - Usaha ekspedisi merupakan salah satu bentuk usaha yang sekarang ini sedang naik daun.
Hal ini tentu tak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat yang menyukai belanja online, sehingga jasa ekspedisi menjadi bagian yang sangat penting.
Tren belanja online yang meningkat tentu membuka peluang bagi perusahaan ekspedisi dalam mengantarkan barang.
Kini, berbagai layanan pelayaran juga telah terintegrasi ke dalam pasar langsung.
Kondisi trend belanja online ini telah memberikan dampak yang begitu besar terhadap kegiatan sosial dan ekonomi.
Terbatasnya ruang di luar rumah ketika pandemi, membuka peluang yang menguntungkan dalam usaha ekspedisi.
Bahkan saat ini permintaan pengiriman barang semakin meningkat.
Meski wabah telah mereda, proses belanja online tetap terkendali dengan baik.
Ketika kamu ingin membangun usaha ekpedisi atau ingin mengembangkan bisnis menjadi lebih besar maka BFI Finance memberikan penawaran pinjaman uang dengan jaminan gadai sertifikat rumah, dengan proses yang cepat dan mudah.
Karena usaha ini merupakan peluang bagus untuk memulai bisnis pengiriman barang.
Bahkan, ada perusahaan ekspedisi yang berstatus unicorn saat ini.
Maka kamu bisa memulainya dengan lingkup lokal yang kecil.
Sedangkan kamu yang memiliki mobilitas tinggi, menawarkan jasa pengiriman akan sangat bermanfaat.
Jadi bagaimana memulai usaha ekspedisi?
Pengertian Usaha Ekspedisi
Usaha ekspedisi atau layanan pengiriman memiliki banyak arti.
Menurut Investopedia, logistik sendiri mengacu pada keseluruhan proses pengelolaan aset, termasuk penyimpanan hingga pengiriman ke tujuan.
Manajemen logistik melibatkan identifikasi distributor dan pemasok serta menentukan efisiensi dan ketersediaannya.
Sedangkan menurut Full Tilt Logistics, perusahaan logistik merencanakan, mengimplementasikan, dan mengontrol pergerakan dan keamanan produk, layanan, atau informasi dalam rantai pasokan dan antara sumber dan ke mana harus pergi.
Dapat disimpulkan bahwa jasa pindahan atau perusahaan pindahan adalah suatu usaha yang merencanakan, mengatur dan mengendalikan pergerakan barang dari pengiriman sampai tujuan.
8 Tips Memulai Bisnis Ekspedisi
Saat memulai usaha ekspedisi tentunya banyak hal yang perlu dipersiapkan.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika ingin memulai bisnis ekspedisi, di antaranya:
1. Siapkan modal
Setiap bisnis membutuhkan banyak uang.
Modal pemasaran yang cepat memang sangat berharga, namun tergantung dari jenis kegiatan dan ruang lingkup bisnis kamu.
Aset utama yang harus kamu miliki adalah mobil, motor, dan mobil sendiri.
Kamu akan menggunakan kendaraan ini untuk transportasi logistik nanti.
Selain kendaraan, kamu juga perlu membiayai sewa ruang usaha, timbangan inventaris, meja, kursi, peralatan kantor, izin usaha, dan biaya lainnya, termasuk gaji karyawan.
Modal ini semua tergantung dari besar kecilnya jasa pengiriman yang kamu tawarkan.
2. Tentukan jenis layanan
Selanjutnya, kamu perlu memutuskan jenis layanan apa yang akan kamu tawarkan.
Dalam bidang pekerjaan ini, biasanya ada berbagai jenis jasa yang ditawarkan.
Misalnya, layanan pengiriman buku, pengiriman makanan, pengiriman bahan makanan.
Karena pengiriman barang sendiri dapat dibagi menjadi beberapa kategori.
Misalnya barang pecah belah, obat-obatan, koper dan lain-lain.
Mengapa penting untuk menentukan jenis pekerjaan?
Karena tentunya setiap jenis produk memerlukan perlakuan yang berbeda.
Misalnya, makanan, maka kamu mungkin memerlukan tas khusus untuk menjaganya tetap dalam kondisi baik.
3. Menentukan bidang pekerjaan
Setelah menentukan jenis layanan, maka kamu perlu menentukan ruang lingkup bisnis ekspedisi yang akan kamu jalani.
Apakah kamu akan menawarkan layanan pengiriman kecil atau menengah?
Jika kamu ingin memulai dari yang kecil, maka langkah yang dapat kamu lakukan adalah dengan membuka pusat pengiriman di kota.
Misalnya, suatu daerah ke kota yang terdekat.
Mencakup area pengiriman kecil dapat memudahkan kamu berbisnis.
Pada awalnya, kamu tidak membutuhkan banyak uang.
Kamu bisa menggunakan mobil sendiri atau kamu bisa memulainya dengan mnenyewa kepada tetangga.
Jika kamu menginginkan tempat yang lebih luas, maka kamu dapat mempertimbangkan untuk mempekerjakan karyawan dan membuka cabang.
Tapi hal ini tentu dapat kamu lakukan jika usaha kamu semakin berkembang dan kamu tidak mampu untuk menjalaninya sendiri.
4. Tentukan metode pengiriman
Setelah kamu menentukan lokasi kantor pengiriman, maka langkah selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah dengan menentukan metode pengiriman barang yang akan kamu tawarkan kepada konsumen.
Apakah kamu kamu akan menawarkan layanan pengiriman ekspres atau hanya pengiriman berjangka waktu dalam beberapa hari?
Jika kamu ingin menawarkan beberapa metode pengiriman, pastikan kamu mengetahui bisnis dengan baik dan memiliki lebih dari satu kendaraan.
Karena mungkin pada suatu saat terjadi antrian barang yang ingin dikirimkan.
5. Tetapkan harga
Selanjutnya, kamu perlu menentukan tarif untuk jasa pengiriman yang akan kamu bangun.
Pertama, perhitungkan modal dan lama pengiriman produk.
Kamu dapat mengaturnya per kilometer dan itu tergantung pada berat objek.
Cobalah untuk menawarkan harga terendah sehingga kamu dapat bersaing dengan perusahaan usaha ekspedisi lainnya yang telah lama berdiri.
6. Proses promosi
Kemudian menerapkan rencana untuk mempromosikan usaha ekspedisi kamu.
Untuk menarik pelanggan, maka perlu memperkenalkan orang ke layanan pengiriman atau kamu bisa membuat program potongan atau bonus lainnya yang bisa membuat konsumen tertarik.
Apakah kamu perlu menyimpan iklan, mencetak buletin, dan menampilkan spanduk? Tentu saja tidak.
Anda dapat meng-upgrade dari yang paling.
Gunakan metode verbal atau non verbal.
Kamu bisa mulai dengan menawarkan layanan kepada tetangga.
Mungkin ada tetangga yang punya usaha pengisian galon tapi kekurangan orang.
Kamu bisa memesan jasa kirim galon.
Selain itu, kamu juga bisa datang ke pasar untuk bertemu pelanggan kamu melalui langganan.
Kemudian berikan layanan pengiriman yang ditawarkan.
Misalnya mengirim barang ke tetangga atau mengirim daging ke pelanggan.
7. Konsistensi
Langkah selanjutnya adalah dengan menjaga konsistensi.
Dalam bisnis penjualan layanan dan jasa tentunya faktor konsistensi adalah hal yang harus dimiliki.
Kamu harus menjaga waktu pengiriman produk agar produk tetap dalam kondisi baik.
Jangan biarkan pelanggan kecewa karena kesalahan yang kamu lakukan.
Nanti, dia mungkin mati untuk bisnis yang baru dibangun.
Ini memenangkan kepercayaan dari pelanggan yang merupakan hal utama.
8. Pertimbangkan membangun mitra
Jika kamu kesulitan menemukan pelanggan, cobalah membuat mitra bisnis sendiri.
Cara kamu dapat mengalihdayakan pekerjaan kamu ke perusahaan lain di wilayah kamu.
Misalnya, kamu dapat menyediakan galon, toko kelontong, atau toko peralatan kecantikan.
Kamu dapat menyetujui harga yang kamu inginkan.
Apakah dihitung berdasarkan jarak, bulanan atau berdasarkan barang yang dikirim, sehingga menemukan harga yang dapat memberikan sama-sama keuntungan kepada mitra.
Dengan menjadi kurir di perusahaan lain, maka kamu bisa mendapatkan penghasilan tetap dan tidak khawatir kekurangan pelanggan.
Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan ketika ingin membangun usaha ekspedisi.
Jika mengalami masalah keuangan terkait dengan modal usaha, maka kamu bisa menghubungi BFI Finance sebagai lembaga keuangan yang terpercaya.
Bantu Entaskan Pengangguran, Tokoh Muda Surabaya Firhando Gumelar Siapkan 51 Gerobak Kopi Keliling |
![]() |
---|
Sekuriti Hotel di Probolinggo Sukses Budidaya Ayam Serama Asal Malaysia |
![]() |
---|
Berawal dari Hobi, Warga Mulyorejo Surabaya Bikin Tamiya Rakitan Hingga Harga Jutaan |
![]() |
---|
Kopi Mangrove Pilang Lestari, Kopi Rempah Buatan Warga Pilang Kota Probolinggo yang Kaya Cita Rasa |
![]() |
---|
Pasutri di Kota Probolinggo Sukses Tanam Selada Hidroponik, Tembus Pasar Supermarket |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.