Inspirasi Usaha
Bantu Entaskan Pengangguran, Tokoh Muda Surabaya Firhando Gumelar Siapkan 51 Gerobak Kopi Keliling
Mengenalkan produk Wara Wiri Kopi, Firhando Gumelar menjajaki bisnis berkonsep mobile hawkers (pedagang keliling).
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Pengusaha muda asal Surabaya, Firhando Gumelar, membuat terobosan dengan terjun di dunia FnB.
Mengenalkan produk Wara Wiri Kopi, Firhando menjajaki bisnis berkonsep mobile hawkers (pedagang keliling).
Pada saat peluncurannya mendatang, jumlah gerobak yang akan disiapkan mencapai 51 buah.
"Ini untuk membantu anak muda di Surabaya supaya bisa lepas dari pengangguran, dan tahu sendiri juga marak balap liar atau tawuran. Saya ingin mengurangi itu dengan melalui Wara Wiri Kopi. Rencananya, kami akan launching di April mendatang," kata Gumelar dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (24/3/2024).
Gumelar menerangkan, bisnis ini sekaligus bertujuan membuka lapangan pekerjaan di Surabaya.
Mengingat, angkatan kerja di Surabaya selalu meningkat di Kota Pahlawan, khususnya dari angkatan lulusan baru.
"Wara wiri kopi juga meningkatkan ekonomi masyarakat Surabaya, terutama mengurangi pengangguran," kata Magister Pengembangan SDM Universitas Airlangga ini.
Sebanyak 10 gerobak sudah didukung dengan electric bike.
Nantinya, Wara Wiri Kopi juga akan menggandeng para difabel.
Menurutnya, difabel juga memiliki hak yang sama untuk berikhtiar dalam usaha.
Sekalipun, proses seleksi tetap dilakukan dengan memperhitungkan kemampuan dalam berdagang nantinya.
"Kalau sasaran utama disabilitas karena saya ingin membuka pekerjaan untuk kawan-kawan disabilitas," kata tokoh muda yang juga akrab disapa Mas Hans ini.
"Jadi, mereka tidak putus asa dalam memperoleh pekerjaan. Tentu akan kami lakukan seleksi yang memungkinkan sesuai dengan kondisi fisiknya. Kalau untuk mengayuh ternyata fisiknya tidak memungkinkan, maka akan kami tempatkan di dalam. Yang jelas kami berusaha untuk disabilitas," katanya.
Wara Wiri Kopi akan menyiapkan 3 varian kopi dan 2 varian non-kopi.
Semuanya menggunakan identitas ala Suroboyoan, di antaranya, Kopi Tunjungan (kopi susu gula aren), Kopi Runcing (ice americano), dan Kenjeran Karamel (sea salt karamel).
Sekuriti Hotel di Probolinggo Sukses Budidaya Ayam Serama Asal Malaysia |
![]() |
---|
Berawal dari Hobi, Warga Mulyorejo Surabaya Bikin Tamiya Rakitan Hingga Harga Jutaan |
![]() |
---|
Kopi Mangrove Pilang Lestari, Kopi Rempah Buatan Warga Pilang Kota Probolinggo yang Kaya Cita Rasa |
![]() |
---|
Tips Membangun Usaha Ekspedisi untuk Milenial |
![]() |
---|
Pasutri di Kota Probolinggo Sukses Tanam Selada Hidroponik, Tembus Pasar Supermarket |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.