Berita Surabaya

Jelang Laga Maroko vs Portugal, Cak Eri Singgung Figur Achraf Hakimi dan Selebrasi Cium Kening Ibu

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi 9Cak Eri) memiliki ulasan menarik soal salah seorang bintang Maroko, Achraf Hakimi. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
Istimewa
Bintang Maroko, Achraf Hakimi mencium dan memeluk ibunya usai menundukkan Spanyol lewat drama adu penalti pada Selasa (6/12/2022) dini hari. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Maroko akan menghadapi Portugal dalam perempat final Piala Dunia 2022, Sabtu (10/12/2022) malam.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi 9Cak Eri) memiliki ulasan menarik soal salah seorang bintang Maroko, Achraf Hakimi

Secara khusus, Cak Eri menyinggung soal makna selebrasi Hakimi di babak 16 besar lalu.

Saat itu, Hakimi mencium dan memeluk ibunya usai menundukkan Spanyol lewat drama adu penalti pada Selasa (6/12/2022) dini hari. 

"Pemain Maroko Achraf Hakimi meninggalkan kawan-kawannya yang sedang bergembira merayakan kemenangan atas Spanyol. Begitu melihat ibundanya di tribun, dia berlari ke tepi lapangan, naik pagar pembatas dan mencium ibundanya penuh takzim. Fotonya viral di mana-mana," kata Cak Eri, Sabtu (10/12/2022). 

Menurutnya, selebrasi tersebut memiliki makna mendalam.

Cak Eri yang juga gemar bermain sepak bola ini menjelaskan latar belakang Hakimi yang lahir dari keluarga kelas pekerja.

"Ayahnya tukang jual koran, ibunya tukang cuci dan pembersih rumah. Dia memberikan pelajaran kepada kita semua, bahwa harapan sebuah bangsa bisa datang dari mana saja dan siapa saja," ujarnya. 

Selain itu, Cak Eri juga tertarik pada selebrasi tim Maroko yang sujud syukur bersama. Sebuah selebrasi yang cukup sering dilakukan beberapa pemain top lainnya. 

"Dunia mengenal selebrasi sujud syukur pertama kali dari Mohamed Salah dan Sadio Mane di Liverpool. Keduanya juga dari Afrika. Salah dari Mesir, Mane dari Senegal," kata pria yang merupakan fans Manchester United ini.

Menurutnya, sujud syukur mengandung makna penting, betapa sebuah keberhasilan tak akan bisa dicapai tanpa ridha dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa. Termasuk soal kemenangan Timnas Maroko, juga tak lepas dari kuasa Allah. 

 "Tiada keberhasilan tanpa pertolongan Allah. Manusia berikhtiar dan berharap dalam doa, Tuhan yang menentukan tentu saja. Keyakinan ini tentu berlaku untuk seluruh pemeluk agama," tegasnya. 

Lantas, apakah Maroko akan berhasil menundukkan Cristiano Ronaldo dan tim malam ini dan melanjutkan ke babak selanjutnya? Menarik untuk disimak.  

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved