Berita Sampang

Pemadaman Sumur Semburkan Api di Sampang Madura, Petugas Turunkan Tiga Unit Mobil Pemadam

Hingga sekitar satu jam lamanya, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Sampang berjibaku untuk memadamkan api dari dalam sumur di Kecamatan Kedungdung

Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanggara Pratama
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sampang berjibaku memadamkan semburan api dari dalam sumur di Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Senin (5/12/2022). 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Proses pemadaman sumur semburkan api di Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura, berjalan cukup lama, Senin (5/12/2022).

Hingga sekitar satu jam lamanya, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Sampang berjibaku untuk memadamkan api setinggi kira-kira 3 meter itu dari sumur bor sedalam 35 meter milik warga di Dusun Bangsal, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung.

Kasi Operasional Damkar Satpol PP Sampang, Maftuh Fathurrahman mengatakan, bahwa dalam upaya pemadaman sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan di lokasi.

"Untuk armada ada dua mobil Damkar dan satu mobil tangki pemadam," ujarnya.

Baca juga: Warga Kedungdung Sampang Madura Geger, Sumur Semburkan Api Setinggi 3 Meter

Warga Dusun Bangsal Barat, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, saat berusaha memadamkan api yang menyembur dari dalam sumur dengan alat seadanya, Senin (5/12/2022).
Warga Dusun Bangsal Barat, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, saat berusaha memadamkan api yang menyembur dari dalam sumur dengan alat seadanya, Senin (5/12/2022). (SURYA.CO.ID/Hanggara Pratama)

Insiden sumur semburkan api, terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, namun Tim Pemadam Kebakaran menerima laporan sekitar pukul 08.30 WIB.

Mendapatkan laporan, personel yang bertugas segera bergegas ke lokasi dan tiba sekitar 09.10 WIB, artinya membutuhkan waktu 30 menit menuju ke lokasi.

"Saat tiba di lokasi, kami langsung menjalankan pemadaman, hasilnya sekitar 10.00 WIB api berhasil dipadamkan," terang Maftuh.

Ia menambahkan, memang pemadaman berjalan cukup lama, karena semburan api cukup tinggi. Namun setelah dibasahi secara terus menerus, api akhirnya berhasil ditaklukkan.

"Sulitnya pamadaman juga dikarenakan kondisi angin yang cukup kencang," pungkasnya. (Hanggara Pratama)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved