Pabrik Gudang Garam Terbakar
Profil Gudang Garam, Perusahaan Rokok Asal Kediri yang Salah Satu Pabriknya Terbakar
Inilah profil Gudang Garam, pabrik asal Kediri yang terbakar, Selasa (8/11/2022) dini hari.
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Musahadah
Hal ini dapat dilihat, bagaimana perusahaan berkembang dari perusahaan sederhana kini menjadi industri besar dan ternama.
Lalu perushaan rokok ini kemudian berkembang pesat dua tahun kemudian dan berganti menjadi Pabrik Tjap Gudang Garam pada 1958.
Perkembangan pesat itu Gudang Garam terlihat ketika mereka memiliki karyawan mencapai 500.000 orang yang menghasilkan 50 juta batang kretek setiap bulannya.
Surya Wonowidjoyo pernah tercatat sebagai pemegang saham di perusahaan sebesar 31 persen. Tan Siok juga tercatat sebagai pemegang saham individu pada 1999, sebelum sebagian besar saham perusahaan dipindahkan ke perusahaan induk.
Perkembangan bisnis Gudang Garam terus menggurita.
Gudang Garam yang pada tahun 2001 sudah memiliki enam unit pabrik di atas lahan seluas 100 hektare, memiliki 40.000 buruh dan sekitar 3.000 karyawan tetap.
Cukai rokok yang ia bayarkan juga mencapai lebih dari Rp 100 miliar per tahunnya.
Namun, pada akhir 2019 dilaporkan saham perushaan mereka sempat anjlok.
Bloomberg Billionaires melaporkan pernurunan aset pun turun signifikan.
Harta Tan Siok dan Surya Wonowidjoyo turun US$ 2,27 milliar atau setara Rp 36,4 triliun sejak 2019.
Kini datanganya resesi ekonomi karena wabah pandemi Covid-19 juga menjadi dampak terbesar.
Penurunan saham juga terdampak karena adanya rencana kenaikan cukai rokok pada 2020.
Dikutip dari Wikipedia, sang suami Tan Siok, Surya Wonowidjoyo telah meninggal dunia pada 29 Agustus 1985.
Baca juga: Kebakaran Tempat Penyimpanan Barang PT Gudang Garam Kediri Tak Mempengaruhi Aktivitas Pabrik
Update Pabrik Gudang Garam Terbakar di Sini: Pabrik Gudang Garam Terbakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kantor-unit-i-pt-gudang-garam-tbk-di-kota-kediri.jpg)