Pengamanan Suran Agung PSHT Tulungagung 2026: Polisi Sekat Jalur Perbatasan
Polres Tulungagung menyiagakan 823 personel gabungan dan menyekat perbatasan demi mengamankan sah-sahan PSHT pada 16 Juni 2026.
Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Polres Tulungagung menyiagakan 823 personel gabungan untuk mengamankan pengesahan warga baru PSHT pada 16-17 Juni 2026.
- Penyekatan ketat akan dilakukan di perbatasan Trenggalek, Blitar, dan Kediri guna menghalau konvoi massa penggembira.
- Polisi memberi perhatian khusus pada wilayah rawan konflik di Kecamatan Pakel, Bandung, dan Besuki (PBB).
SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung menyiagakan sebanyak 823 personel gabungan untuk mengamankan jalannya pengesahan anggota baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) pada Selasa (16/6/2026) mendatang.
Langkah antisipatif ini diambil, guna memastikan kegiatan yang kerap disebut "sah-sahan" atau Suran Agung ini berlangsung kondusif dan bebas dari konflik di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).
Menurut Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Maga Fidri Isdiawan, proses pengamanan ini akan melibatkan berbagai unsur di luar kepolisian.
Koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel di lapangan.
"Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah instansi untuk pengamanan kegiatan ini. Semua pihak sepakat menjaga hubungan harmonis antarperguruan pencak silat, menjunjung toleransi dan saling mendukung selama kegiatan," ujar Kompol Maga, Sabtu (13/6/2026).
Penyekatan Ketat di Perbatasan Kabupaten
Operasi pengamanan ini dijadwalkan berlangsung dari Selasa (16/6/2026) malam hingga Rabu (17/6/2026).
Petugas gabungan yang terdiri dari Polres Tulungagung, Polda Jawa Timur, Kodim 0807/Tulungagung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, serta pengaman internal lintas perguruan silat akan disebar ke berbagai titik strategis.
Fokus utama penyekatan adalah wilayah perbatasan Kabupaten Tulungagung dengan daerah tetangga, yaitu:
- Perbatasan Kabupaten Trenggalek
- Perbatasan Kabupaten Blitar
- Perbatasan Kabupaten Kediri
Penyekatan ini bertujuan untuk menghalau massa penggembira dari luar daerah yang mencoba masuk ke Tulungagung.
Guna memecah konsentrasi massa, agenda Suran Agung tahun ini akan digelar secara serentak di seluruh wilayah eks Karesidenan Kediri.
Antisipasi Konvoi 5.000 Massa Penggembira
Berdasarkan data kepanitiaan, prosesi pengesahan warga baru PSHT ini akan diikuti oleh sekitar 1.415 calon anggota yang berasal dari 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung.
Namun, pihak kepolisian memproyeksikan potensi kehadiran massa penggembira mencapai hingga 5.000 orang.
Untuk menghindari kerawanan di jalan raya, Polres Tulungagung berkoordinasi dengan polres jajaran di sekitar wilayah hukum mereka untuk melakukan penyekatan serupa di hulu.
"Kami juga melakukan pengawalan pada setiap rombongan konvoi peserta agar tidak terpecah. Selain pengamanan agar tidak ada konflik, hal ini juga demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," tambah Kompol Maga.
Pengamanan Khusus di Kawasan Rawan 'Jalur Gaza'
Konflik antarperguruan pencak silat masih menjadi tantangan keamanan yang serius di wilayah Tulungagung.
pengamanan Suran Agung PSHT Tulungagung
Suran Agung
Tulungagung
sah sahan PSHT Tulungagung
Polres Tulungagung
Berita Tulungagung
surabaya.tribunnews.com
| Muktamar NU ke-35: Gus Salam Sebut Daerah Inginkan Reformasi PBNU |
|
|---|
| Siasati BBM Naik, Bupati Lumajang Tambah Angkutan Sekolah Gratis Rute Pasirian dan Tempeh |
|
|---|
| Prediksi Skor Brasil vs Maroko Piala Dunia 2026: Duel Sengit Grup C |
|
|---|
| Rekam Jejak Heri Gunawan Anggota DPR yang Mangkir Abaikan Panggilan KPK terkait Kasus CSR BI-OJK |
|
|---|
| Antisipasi Inflasi, Pemkot Madiun Gratiskan Stan Bazar UMKM Selama 30 Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Persiapan-personel-Polres-Tulungagung-Jawa-Timur-menjelang-Suran-Agung.jpg)