Tragedi Arema vs Persebaya Surabaya

UPDATE Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Sosok Penjaga Pintu Stadion dan Temuan TGIPF

Korban tewas Tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 133 orang. Berikut fakta-fakta terbaru tragedi Kanjuruhan!

Penulis: Dya Ayu | Editor: Musahadah
surya.co.id/purwanto
Suasana setelah laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Terbaru, korban tewas tragedi Kanjuruhan bertambah. 

TGIPF kemudian telah menyampaikan surat permohonan pemeriksaan laboratorium gas air mata yang telah ditujukan kepada BRIN Nomor B-3150/PH.00/10/2022 tanggal 10 Oktober 2022 tentang Permohonan Penelitian terhadap Peluru dan Selongsong Gas Air Mata yang terkait Peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang.

"Diharapkan hasil pemeriksaan laboratorium dapat mengungkap kandungan gas air mata dan akan dijadikan sebagai bahan perbandingan dengan hasil autopsi mayat korban," kata TGIPF.

Iwan Bule Tak Jadi Diperiksa

Ketua PSSI Mochamad  riawan alias Iwan Bule saat melihat kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi Arema vs Persebaya, Kamis (6/10/2022).
Ketua PSSI Mochamad riawan alias Iwan Bule saat melihat kondisi Stadion Kanjuruhan pasca tragedi Arema vs Persebaya, Kamis (6/10/2022). (surya.co.id/erwin wicaksono)

Sementara itu, rencana pemeriksaan terhadap Ketua Umum PSSI Muhammad Iriawan atau Iwan Bule, dan Wakilnya, Iwan Budianto, atas kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 132 orang suporter, Selasa (18/10/2022) ditunda. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, penundaan tersebut disampaikan langsung secara tertulis oleh pihak Sekjend PSSI pada Senin (17/10/2022) kemarin. 

Bahwa, dua orang pejabat utama PSSI tersebut berhalangan hadir karena sedang melaksanakan kegiatan yang telah dijadwalkan lama yakni mendampingi Presiden FIFA untuk bertemu Presiden Jokowi. 

"Alasan, beliau ada agenda yang terjadwal lama. Diantaranya mendampingi kunjungan Presiden FIFA, yang akan bertemu dengan RI 1 dari kegiatan PSSI," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Selasa (18/10/2022). 

Sehingga, lanjut Dirmanto, kedua pihak terperiksa sebagai saksi itu akan dijadwalkan ulang agenda pemeriksaannya setelah Kamis (20/10/2022). 

"Semuanya saksi-saksi. Yang di-reschedule hanya 2 saja. Ketum dan wakil PSSI. Diatas tanggal 20 Oktober, sesuai permintaan yang bersangkutan," pungkasnya. 

Sebelumnya, Polri terus melakukan pengembangan atas tragedi Kanjuruhan yang merenggut 132 orang meninggal dunia.

Besok Rekonstruksi

Penyidik Bareskrim Polri dan Ditreskrimum Polda Jatim berencana menggelar rekonstruksi insiden tragedi Kanjuruhan bertempat di Lapangan Mapolda Jatim, pada Rabu (19/10/2022) mendatang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengaku, tak menampik adanya informasi tersebut.

Hanya saja pihaknya masih belum dapat menjelaskan secara detail pelaksanaan agenda rekontruksi tersebut, mulai dari jumlah personel, perangkat alat yang digunakan, hingga teknis pelaksanaan rekonstruksi tersebut.

Mengingat, penyidik gabungan masih terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan tersangka.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved