Sabtu, 2 Mei 2026
Grahadi

Pemprov Jatim

Khofifah Tutup PKN Tk II, Harap Lahir Pemimpin Perubahan yang Jadi Game Changer Berkarakter IKI

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II di BPSDM Jatim, Jumat (14/10/2022). 

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tk II) Angkatan XII, di BPSDM Jatim Jumat (14/10/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tk II) Angkatan XII, di BPSDM Jatim, Jumat (14/10/2022). 

Di depan 60 peserta PKN Tk II, Gubernur Khofifah mendorong agar setelah PKN Tk II ini para peserta menjadi pemimpin perubahan yang lengkap memiliki karakter Inovatif Kolaborasi dan Inovasi atau yang ia sebut IKI.

Dengan karakter IKI, maka para pemimpin perubahan yang telah lulus PKN Tk II bisa menjadi the next game changer, yang mengubah dunia di sekitarnya dan di bidangnya masing-masing. 

“Kami harap dengan selesainya pelatihan ini, akan lahir para pemimpin perubahan yang nantinya harus menjadi sosok game changer di daerahnya masing-masing,” tutur Khofifah.

Ketua Umum Muslimat NU ini mengatakan, bahwa seorang pemimpin perubahan yang nantinya menjadi game changer wajib memiliki karakter inisiatif, kolaboras, dan inovasi atau yang disingkat dengan IKI.

“Mungkin LAN punya terminologi sendiri, tapi saya meyakini bahwa sosok pemimpin perubahan adalah sosok berkarakter IKI yang akan jadi game changer dan akan memberi dampak positif di daerahnya, di Provinsinya, di Negaranya dan juga di Dunia,” sebut Gubernur Khofifah

Di Indonesia, khususnya Jawa Timur juga memiliki sosok-sosok pendahulu yang merupakan sosok game changer. Seperti Dr Soetomo, Ir Soekarno, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Hasyim Asy’ari. 

“Ini adalah beberapa pendahulu yang mewariskan karakter IKI bagi the next game changer. Maka kalau ditanya bagaimana cara jitu menghadapi permasalahan global, IKI jawabannya,” tegasnya

Ia berharap dengan monitoring lanjutan terhadap program perubahan yang telah diusulkan oleh para peserta PKN ini akan diterapkan di daerahnya masing-masing.

“Kami berharap betul ketika sudah kembali ke daerah masing-masing, monitoring program perubahan ini akan dipantau secara berkala sesuaru arahan Ibu Sestama,” harapnya. 

Pada kesempatan ini, Khofifah juga menyerahkan tanda kehormatan Provinsi Jawa Timur Jer Basuki Mawa Beya Emas dan Penghargaan Achievement Award 2022 kategori Kelembagaan dalam Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi berbasis SDG’s.

Lencana Jer Basuki Mawa Beya Emas diberikan kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, atas kepedulian dan komitmen pengembangan kompetensi ASN berbasis SDG’s inovatif dan integratif. 

Sedangkan achievement Awards kategori Kelembagaan diberikan kepada Peringkat I BKD Kota Surabaya, Peringkat II BKPSDM Kota Blitar, Peringkat III BKD Kabupaten Kediri, Peringkat IV BKPSDM Kabupaten Mojokerto dan Peringkat V BKPSDM Kabupaten Malang.

Sementara itu, Sekretaris Utama LAN RI Reni Suzana mengatakan, dengan ditutupnya PKN Tingkat II ini, diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal dalam menginisiasi gerakan perubahan dan juga sebagai pemimpin perubahan.

“Karena semua ilmu yang didapat selama PKN masih bersifat jangka pendek. Maka saya harapkan dengan predikat pemimpin perubahan, para alumni akan bisa menularkan dan menerapkan di lingkungan sekitar. Bahkan bukan hanya sekadar menularkan saja, melainkan juga memimpin perubahan,” harapnya.

Ia juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Khofifah dan Kepala BPSDM Prov Jatim yang berkomitmen untuk selalu melahirkan para pemimpin perubahan dengan standar yang ditentukan LAN RI. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved