Grahadi

Dorong Ekspansi UMKM Jatim Manca, Emil Dardak Gagas Kerjasama Dengan Singapore Business Federation

Emil mendiskusikan peluang kerja sama yang diajukan SBF untuk kerjasama dan ekspansi UMKM Jawa Timur ke Singapura

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
HUMAS PEMPROV JATIM
EKSPANSI UMKM - Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menerima audiensi delegasi the Singapore Business Federation (SBF) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (9/6/2025). Emil mendiskusikan peluang kerja sama SBF dan ekspansi UMKM Jawa Timur ke Singapura. 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menerima audiensi delegasi the Singapore Business Federation (SBF) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (9/6/2025). 

Emil menyambut secara langsung Country Head Indonesia SBF, Hisyaamuddin bin Abu Bakar, serta SBF Market Advisor, Renny Lestari Dewi dan Afifah Hikmatunisa. 

Dalam kesempatan tersebut, Emil mendiskusikan peluang kerja sama yang diajukan SBF untuk kerjasama dan ekspansi UMKM Jawa Timur ke Singapura.

"SBF ini adalah sebuah federasi pelaku-pelaku usaha Singapura. Mereka yang sudah punya omzet 500.000 dolar Singapura itu oleh pemerintah diisyaratkan untuk ikut SBF. Jadi mereka akhirnya melirik Jawa Timur karena tidak ingin hanya fokus di Jakarta," kata Emil.

Emil mengatakan, SBF ingin membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) daerah memperluas pasar dunia.

Sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Perekonomian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur masih harus mendalami dan menyeleksi usaha mana yang dapat mengawali kerjasama SBF ini.

"Ini akan kita dalami dan kita lakukan dengan hati-hati. Hati-hati di sini maksudnya kita cari yang memang paling banyak nilai tambahnya untuk masyarakat Jawa Timur. Bagaimana ini bisa meningkatkan kompetensi dan competitiveness kita di pasar global dan mana yang paling bisa menunjukkan hasil," terangnya.

Lebih jauh, ia menuturkan bahwa kerjasama memiliki potensi baik untuk kemajuan ekonomi. Pasalnya, Singapura memiliki teknologi dan modal yang dapat membantu UMKM Jawa Timur menjajaki pasar global.

Tak hanya itu, dukungan pemerintah Singapura juga tinggi. Di mana, SBF dapat menerima insentif dari pemerintah Singapura untuk reimburse sekitar 100.000 dolar Singapura untuk pengembangan bisnisnya jika sudah mencapai tahapan dan progress yang baik.

"Mereka mengatakan ada sekitar 60 projects yang sudah jalan, seperti education technology dan lain-lain. Persisnya akan dibicarakan lebih lanjut, tapi tentunya kita ingin ini bisa membawa hasil yang win-win dan kita sama-sama mendapatkan manfaat," pungkasnya.

Country Head Indonesia SBF, Hisyaamuddin bin Abu Bakar mengatakan, pihaknya memang ingin berkolaborasi dengan UMKM Jawa Timur. Di mana, SBF dapat menawarkan funding dan teknologi yang dapat mendorong kebangkitan usaha.

"Jadi kami terbuka untuk trade, investasi, ataupun partnerships. We start slow dengan UMKM ini untuk impact yang lebih cepat sebelum nanti ke big fish. Jadi kami fokus bagaimana kita bisa bermitra untuk bangkit bareng-bareng," ujar Hisyaamuddin. *****

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved