Tragedi Arema vs Persebaya

TNI-Poliri dan Suporter Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan di Monumen Arek Lancor Pamekasan

Komunitas suporter sepak bola di Pamekasan bersama Polres Pamekasan dan Kodim 0826 Pamekasan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Kuswanto Ferdian
Komunitas suporter sepak bola di Pamekasan bersama Polres Pamekasan dan Kodim 0826 Pamekasan gelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022) malam. 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Komunitas suporter sepak bola di Pamekasan bersama Polres Pamekasan dan Kodim 0826 Pamekasan menggelar doa bersama untuk para korban tragedi di di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Doa bersama tersebut dilakukan  di Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Senin (3/10/2022) malam.

Doa bersama ini, dilaksanakan sebagai wujud solidaritas dan juga membangun komunikasi publik terkait adanya tragedi kericuhan suporter yang menyebabkan meninggalnya ratusan suporter Aremania dan anggota Polri pada Sabtu (1/10/2022), di Stadion Kanjuruhan Malang.

Baca juga: Polisi dan Para Suporter di Sumenep Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Baca juga: Manajemen Persebaya Sampaikan Duka Mendalam Atas Tragedi Kanjuruhan, Berharap Tak Terulang Kembali

Baca juga: Ratusan Suporter Sepak Bola di Mojokerto Raya Gelar Doa Bersama untuk Para Korban Tragedi Kanjuruhan

Para suporter sepak bola dan aparat keamanan di Pamekasan turut berbelasungkawa terhadap para korban, maupun keluarga yang ditinggalkan.

Saat doa bersama tersebut, tampak Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto ikut hadir di antara ratusan suporter.

Kapolres didampingi Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Bambang Hermanto dan Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Mokhamad Munir.

Sejumlah personel Polres Pamekasan tampak berbaur dengan ratusan komunitas suporter sepak bola di acara aksi menyalakan lilin dan doa bersama.

“Kami berdoa di sini untuk saudara kita yang meninggal di tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan," kata AKBP Rogib Triyanto.

Ia mendoakan para korban diterima amal ibadahnya, dibukakan pintu surga dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan.

Pihaknya juga mengingatkan, tragedi Kanjuruhan Malang menjadi pelajaran bagi semua pecinta sepak bola di seluruh Indonesia.

"Jaga kebersamaan antara aparat keamanan, suporter dan panitia untuk ke depan lebih memajukan persepakbolaan Indonesia," ajaknya.

Saat doa bersama itu berlangsung, tampak Direktur PT Pojur Madura United (MU), Ziaul Haq, dan Putra Pengasuh Ponpes Alhamidy Banyuanyar Timur Pamekasan, Lora Abbas Katandur turut andil mendoakan para korban.

Koordinator Aremania Pamekasan Munaji, Koordinator Bonek Pamekasan Noval, Koordinator Taretan Dibik Sutrisno, Koordinator Kacong Pamekaaan Diduk, Koordinator Ultras Madura Darma dan Koordinator Madura United Habib juga turut hadir ikut mendoakan para korban di tengah Monumen Arek Lancor Pamekasan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved