Berita Surabaya

Dua Sejoli di Surabaya Berkomplot Curi Sepeda Motor, Dorong Kendaraan Sampai Tempat Duplikat Kunci

Dua sejoli di Surabaya berkomplot mencuri sepeda motor. Aksi pencurian yang dilakukan keduanya sempat terekam kamera CCTV.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
Istimewa
Dua sejoli di Surabaya yang berkomplot mencuri sepeda motor, HA (23) dan MU (24) saat digelandang ke Mapolsek Sawahan, Selasa (27/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kelakuan dua sejoli di Surabaya ini, HA (23) dan MU (24) tak patut dicontoh. Kedekatan keduanya sebagai pasangan yang dimabuk asmara, malah dimanfaatkan untuk menjalankan aksi pencurian sepeda motor. 

Kamis (22/9/2022), keduanya berkomplot mencuri sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna hitam bernopol L 4806 TW milik warga di Jalan Banyu Urip Kidul 8, Sawahan, Surabaya

Aksi pencurian yang dilakukan keduanya sempat terekam kamera CCTV. Kemudian, melalui bukti video tersebut, pihak kepolisian berhasil menangkap keduanya. 

Tersangka HA mengaku, sengaja mencuri sepeda motor tersebut karena tidak dikunci setir. 

Kemudian, bermodus membeli es teh di sebuah warung dekat dengan lokasi sepeda motor tersebut diparkir, ia membawa kabur kendaraan korban ang diparkir di bahu jalan sebuah gang dengan cara mendorongnya. 

"Satu kali mencuri, di Jalan Banyu Urip Kidul, Gang 8. Yang ngambil saya. Saya pura-pura beli es, saya yang dorong," ujar HA, Selasa (27/9/2022). 

Sepeda motor tersebut kemudian didorong menuju ke rumah sang pacar, MU. Setibanya di sana, keduanya lantas mengambil sebuah sepeda motor sarana aksi mereka untuk digunakan mendorong sepeda motor hasil curian tersebut dengan cara menyetutnya menuju ke tukang duplikat kunci. 

"Saya bawa ke rumah teman saya. Iya di dorong ke duplikat kunci (mengaku kunci hilang)," pungkasnya. 

Kemudian, MU mengaku, dirinya hanya bertugas mengawasi HA menjalankan aksi pencurian motor. 

"Saya cuma ngawasi aja (saat teman cowok beraksi). Pura-pura beli es di warung," kata MU. 

Sementara itu, Kapolsek Sawahan, Kompol Risky Fardian mengatakan, para tersangka utama, HA tidak memiliki sepeda motor sendiri. 

Selama ini, HA mengandalkan sepeda motor sang pacar, yakni MU untuk bepergian. Rencananya, jika aksi pencurian tersebut berhasil, sepeda motor tersebut bakal digunakan pribadi. 

"HA tidak punya motor sendiri dan sehari-hari selalu meminjam motor milik MU (pacarnya)," ungkap Kompol Risky. 

Kemudian, Kanit Reskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Hadi Ismanto menerangkan, modus kedua tersangka mencuri sepeda motor dengan memanfaatkan kelengahan dari pemilik yang memarkirkan kendaraannya tidak dengan dikunci setir. 

Kemudian, para tersangka membawa sepeda motor tersebut ke sebuah gerai pembuatan duplikat kunci dengan mengaku bahwa motor tersebut merupakan miliknya dan kebetulan kehilangan kunci kontak motor. 

"Modusnya, tersangka mengetahui ada sepeda motor tidak dikunci setir. Diambil dengan cara didorong. Ke arah rumah pacarnya jarak 3 gang. Sampai di sana, motor tersebut didorong lagi ke tukang kunci," ujar Iptu Hadi. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved