Gubernur Papua Tersangka
4 Jenderal Polisi Dituding Kriminalisasi Lukas Enembe hingga KPK Tetapkan Tersangka Gratifikasi
Ada empat Jenderal Polisi dituding oleh Stefanus Roy Rening melakukan kriminalisasi terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe yang kini jadi tersangka KPK
SURYA.co.id | JAKARTA - Ada empat Jenderal Polisi dituding oleh Stefanus Roy Rening melakukan dugaan kriminalisasi terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe yang kini jadi tersangka KPK.
Seperti diketahui, Lukas Enembe telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dugaan gratifikasi Rp 1 miliar.
Tak hanya itu, setelah PPATK melakukan penelusuran terhadap rekening politisi Partai Demokrat tersebut, terdapat aliran uang sekitar Rp 560 miliar ke kasino di dua negara.
Ya, selain kasus gratifikasi, Lukas Enembe terancam terjerat kasus pencucian uang.
Saat ini, PPATK juga telah memblokir transaksi di rekening Lukas Enembe sebesar Rp 71 miliar.
Soal dugaan kriminalisasi dilontarkan oleh Stefanus Roy Rening selaku pengacara Lukas Enembe.
Roy menyebut tudingan kriminalisasi dan politisasi hukum dilakukan oleh para Jenderal Polisi.
Dalam tayangan di acara Rosi di Kompas TV yang dipandu Liviana Cherlisa, Kamis (22/8/2022) malam, Roy blak-blakan menyebut nama para Jenderal Polisi itu.
Meski telah diingatkan oleh pemandu acara bahwa ucapan Roy berpotensi dilaporkan oleh para Jendeal Polisi yang ditudingnya, ia tak mempermasalahkannya.
Berikut klaim sepihak Roy atas dugaan keterlibatan para Jenderal Polisi telah melakukan kriminalisasi dan politisasi terhadap Lukas Enembe.
Roy awalnya mengatakan, adanya peran dan desakan dari Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan serta Mendagri Tito Karnavian.
Kedua jenderal polisi purnawirawan itu, menurut Roy pernah meminta Lukas Enembe agar menerima Paulus Waterpauw menjadi Wakil Gubernur Papua.
Paulus Waterpauw merupakan mantan Kapolda Papua, kini berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen).
"Saya tidak main-main, serius saya. Kalau saya katakan politisasi inilah politisasi," kata Roy Rening sembari menunjukkan sebuah foto.
Foto itu menunjukkan Budi Gunawan, Paulus Waterpauw, Lukas Enembe dan Tito Karnavian usai bertemu dan berpose bersama.