Berita Nganjuk
Serahkan Upah Tukang RTLH Tahap II, Kang Marhaen Tidak Mau Warga Nganjuk Tempati Rumah Tak Layak
"Total sudah ada 37 unit rumah yang sudah dibangun dalam program pembangunan RTLH tahun ini di Kecamatan Berbek," kata Agus.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, NGANJUK - Plt Bupati Nganjuk menyerahkan upah untuk para tukang tahap kedua pasca pembangunan program bantuan sosial perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Penyerahan upah tukang tahap dua dalam pembangunan RTLH tersebut dilaksanakan oleh bank yang ditunjuk Pemerintah.
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, program unggulan pemda di antaranya pembangunan infrastruktur. Di Kabupaten Nganjuk hal itu dilakukan dengan perbaikan RTLH secara bertahap.
"Program Pemkab Nganjuk, nantinya tidak boleh ada rumah warga yang tidak layak huni dan jangan sampai warga Nganjuk rumahnya tidak layak untuk dihuni," kata Marhaen, Kamis (8/9/2022).
Sementara Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (PRKPP) Kabupaten Nganjuk, Agus Frihannedy menjelaskan, pihaknya sudah membangun RTLH tahun 2022 ini. Yakni sebanyak 19 unit rumah di Desa Maguan, 9 rumah di Desa Salamrojo, 5 rumah di Desa Semare dan 4 rumah di Desa Patranrejo.
"Total sudah ada 37 unit rumah yang sudah dibangun dalam program pembangunan RTLH tahun ini di Kecamatan Berbek," kata Agus.
Dikatakan Agus, program kali ini merupakan bantuan dari Plt Bupati Nganjuk yang keluar tahun 2022 dengan total bantuan perbaikan RTLH mencapai 419 unit rumah, termasuk 37 unit rumah di Kecamatan Berbek.
"Jadi, proses pembangunan RTLH dilakukan secara berkelanjutan dari desa ke desa. Ini menjadikan rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni. Dan diahrapkan, program Plt Bupati Nganjuk ini dalam 5 tahun ke depan harus selesai. Dan semua rumah tidak layak huni di Kabupaten Nganjuk harus layak huni semuanya," ia menegaskan. *****