Berita Tulungagung

Bapak di Tulungagung Rudapaksa Putri Kandungnya Sejak TK, Terbongkar saat Sang Ibu Pulang Kampung

Perbuatan tak senonoh ini sudah dilakukan tersangka sejak korban masih duduk di TK nol besar, menjelang masuk SD.

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi korban pelecehan seksual 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Personil Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung menangkap SFW (49) warga Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, tersangka kasus rudapaksa.

Korbannya adalah anak perempuannya yang masih berusia 12 tahun.

Perbuatan tak senonoh ini sudah dilakukan tersangka sejak korban masih duduk di TK nol besar, menjelang masuk SD.

Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, SFW ditangkap pada Ranu (31/8/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Penangkapan dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup atas perbuatan tersangka.

"Tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Ngunut. Tempat tinggalnya selama ini," terang Anshori.

Lanjut Anshori, selama ini SFW bersama anaknya hanya tinggal berdua saja.

Sementara istrinya bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Surabaya.

Istri tersangka pulang ke Tulungagung setiap dua bulan sekali.

"Tersangka mengaku tidak kuat menahan birahi karena selalu ditinggal istrinya kerja di Surabaya," ungkap Anshori.

Perbuatan terlarang ini pertama kali dilakukan tahun 2017 pada malam pukul 23.00 WIB.

Kala itu istri tersangka bekerja malam, sehingga korban hanya berdua dengan anaknya.

SFW terakhir berbuat tak senonoh pada korban, Sabtu (20/8/2022) pukul 22.00 WIB.

"Setelah perbuatan terakhir itu korban mulai berani bercerita kepada ibunya, sehingga terbongkar," tutur Anshori.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved