Berita Lamongan

Seorang Ibu di Lamongan Nekat Akhiri Hidup Secara Mengenaskan, Tinggalkan Dua Anak yang Masih Kecil

Seorang ibu, TW (47) warga Desa Babatkumpul, Kecamatan Pucuk, Lamongan, ditemukan meninggal dunia dengan mengenaskan, Jumat (26/8/2022).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Petugas menunjukan bukti kabel antena yang dipakai korban untuk gantung diri, kejadian di Desa Babatkumpul, Kecamatan Pucuk, Lamongan, Jumat (26/8/2022). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Seorang ibu, TW (47) warga Desa Babatkumpul, Kecamatan Pucuk, Lamongan, ditemukan meninggal dunia dengan cara tergantung, Jumat (26/8/2022).

TW nekat gantung diri menggunakan kabel antena TV yang diikatkan dengan belandar rumah korban.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh saksi, Siti Rahmawati (49) yang pagi tadi datang ke rumah korban untuk mengasuh dua anak korban yang masih kecil.

Saksi masuk rumah dan mendapati dua anak korban masih tertidur di dalam kamar depan.

"Saya kira masih tidur semua," aku saksi, Siti Rahmawati kepada polisi.

Saksi kemudian keluar dan kembali ke rumahnya. Sesaat kemudian, sekitar pukul 08.00 WIB, saksi kembali lagi ke rumah korban dan melihat anak korban sudah bangun dari tidur.

Namun, saksi mengaku merasakan ada yang ganjil, karena ia tidak mendengar aktivitas korban. Ia pun menuju ke kamar korban.

Siti Rahmawati sontak terhenyak ketika melihat korban meninggal dengan cara yang mengenaskan.

Kejadian ini kemudian diinformasikan ke para tetangga, hingga berlanjut ke Polsek Pucuk.

Sesaat kemudian, Kapolsek Pucuk AKP Suwandi berserta personel dan didampingi petugas dari Puskesmas Pucuk serta Kades menuju lokasi kejadian.

Kemudian, korban dievakuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Menurut anggota keluarga, korban sudah empat tahun menderita ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) dan sampai sekarang masih berobat di Puskesmas Pucuk.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro membenarkan insiden bunuh diri tersebut.

"Untuk sementara diketahui bunuh diri. Tapi polisi masih tetap melakukan penyelidikan," katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved