Grahadi

Besok Gubernur Khofifah Melantik Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Definitif

Besok pagi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik satu di antara tiga calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim definitif

SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat tiba dari tanah suci disambut jajaran pejabat Pemprov Jatim, Rabu (13/7/2022). Rencananya, Khofifah akan melantik Sekdaprov Jatim definitif pada Jumat (15/7/2022) besok. 

SURYA.co.id|SURABAYA - Teka-teki pelantikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim definitif akhirnya menemui titik terang. Pelantikan jabatan strategis ini rencananya bakal dilakukan, Jumat (15/7/2022) besok. 

"Besok Insyaallah ada pelantikan Sekdaprov Jatim," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan di Surabaya, Kamis (14/7/2022) sore. 

Diketahui, ada tiga nama calon Sekdaprov definitif yang lolos seleksi hingga ke Tim Penilai Akhir (TPA). Mereka adalah Adhi Karyono, Jumadi dan Nurkholis. Hingga saat ini, memang belum ada kepastian siapa yang akan dilantik. 

Sekalipun demikian, santer dikabarkan Adhy Karyono yang diketahui merupakan Staf Ahli Menteri Sosial yang akan mengisi jabatan Sekdaprov Jatim definitif. 

Kepastian pelantikan ini begitu ditunggu-tunggu mengingat posisi Sekdaprov Jatim yang strategis dalam jalannya pemerintahan. Selama beberapa bulan terakhir, posisi Sekdaprov Jatim dijabat mulai dari pelaksana harian (Plh) hingga penjabat (Pj) Sekdaprov Jatim. 

Tak ayal, kepastian pelantikan Sekdaprov Jatim ini disambut positif kalangan legislator di DPRD Jatim. Terlepas dari siapa yang dilantik, Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad berharap Sekda definitif nantinya dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. 

"Saya berharap sekda definitif dapat menjadi jembatan yang efektif di dalam menjabarkan seluruh kesepakatan politik antara Gubernur dan DPRD," kata Sadad kepada surya.co.id saat dikonfirmasi terpisah. 

Disisi lain, dia berharap Sekdaprov Jatim dalam menjalankan tugas nantinya harus betul-betul profesional dan netral. "Yaitu, tidak terjebak dalam kepentingan politik praktis," ungkap legislator yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jatim. 

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved