Berita Bangkalan

Usai Terdengar Suara Ledakan, Asap Muncul dari Atap Gedung KIA Puskesmas Kota Bangkalan

Kepanikan terjadi setelah munculnya kepulan asap dari atap bangunan sisi barat, gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad faisol
Para staf dan karyawan berhamburan keluar meninggalkan gedung Puskesmas Kota Bangkalan, Senenan, Rabu (27/4/2022). Kepanikan terjadi setelah munculnya kepulan asap dari atap bangunan sisi barat, gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sekitar pukul 10.30 WIB. 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Para staf dan karyawan tiba-tiba berhamburan keluar meninggalkan gedung Puskesmas Kota Bangkalan, Senenan, Rabu (27/4/2022).

Kepanikan terjadi setelah munculnya kepulan asap dari atap bangunan sisi barat, gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sekitar pukul 10.30 WIB.

Staf Puskesmas Kota, Basori mengungkapkan, para staf dan karyawan puskesmas langsung meninggalkan kawasan puskesmas begitu diberitahu bahwa ada asap muncul di atap Gedung KIA.

“Kami diberitahu petugas parkir di luar. Namun saya mendengar suara ledakan beberapa saat sebelum muncul kepulan asap,” ungkap Basori kepada SURYA.co.id.

Baca juga: BREAKING NEWS Ledakan Mercon Hancurkan Rumah di Geger Kabupaten Madiun

Peristiwa tersebut langsung direspon pihak Puskesmas Kota untuk menelpon pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Bangkalan.

Tak berselang lama, satu unit armada Damkar berikut mobil Water Cannon Polres Bangkalan tiba di lokasi.

“Saat kejadian, suasana tidak begitu ramai. Tidak ada pasien rawat inap di Gedung KIA, hanya ada beberapa pasien rawat jalan seperti ibu hamil yang secara rutin memeriksakan kondisi kehamilannya,” pungkasnya.

Komandan Peleton Damkar Satpol PP Kabupaten Bangkalan, Sodik Johan Wahyudi menyatakan, pihaknya memutuskan tidak melakukan penyemprotan dengan air dari armada Damkar. Melainkan hanya menggunakan tabung pemadam.

Baca juga: Sempat Vakum 2 Tahun, Tradisi Ratusan Tahun Malam Selawe di Makam Sunan Giri Gresik Digelar

“Karena yang terbakar adalah kabel jaringan listrik, kabel induk yang terbakar. Jadi cukup dengan tabung pemadam,” ungkap Sodik kepada SURYA.co.id.

Ia menerima langsung laporan dari salah seorang staf Puskesmas Kota Bangkalan melalui telepon.

Bersama enam personil, satu unit armada Damkar hanya butuh tidak lebih dari 5 menit untuk tiba di lokasi karena lokasi Mako Damkar Satpol PP hanya berjarak tidak lebih dari 1 Kilometer.

“Saat ini (sekitar pukul 12.00 WIB) kami sudah menarik personel. Di lokasi menyisakan para petugas dari ULP PLN Bangkalan,” pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved