Serangan Balasan KKB Papua Tewaskan Tukang Ojek di Ilaga, Ini Sosok Pemimpin dan Daftar Kekejamannya
Serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua menewaskan seorang tukang ojek di Kampung Kibologome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak
Sosok Numbuk Telenggen dan Daftar Kejahatannya
Numbuk Telenggen merupakan pentolan KKB Papua yang kini paling dicari oleh aparat TNI dan kepolisian.
Bahkan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memerintahkan aparat untuk memburunya.
Perburuan Numbuk Telenggen itu dilakukan menyusul gugurnya tiga prajurit TNI AD di Kabupaten Puncak, Papua pada Kamis, (27/1/2022).
Ketiga prajurit itu antara lain, Serda M Rizal Maulana Arifin asal Bandung, Pratu Tuppal Halomoan Baraza asal Jambi dan Pratu Pratu Rahman Tomilawa asal Maluku Tengah.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menegaskan pihaknya akan terus mengejar KKB yang menyerang Pos TNI di Distrik Gome, Kabupaten Puncak yang berujung gugurnya tiga prajurit.
Setelah membunuh tiga prajurit TNI AD tersebut, Numbuk Telenggen juga berulah membakar rumah-rumah warga.
Numbuk Telenggen juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Puncak Nomor 3/V/2021/tanggal 1 Mei 2021 dalam perkara pembunuhan (penembakan) terhadap anggota Satbrimob atas nama Bharada (Anumerta) I Komang Wira Natha.
Pelaku memiliki banyak daftar kejahatan mulai dari penembakan sampai pembakaran.
Numbuk Telenggen diketahui pernah melakukan aksi penembakan dan pembunuhan terhadap dua tenaga pendidik dan juga tukang ojek di Kampung Eromaga, Kabupaten Puncak pada 14 April 2021.
Usai kejadian tersebut, pada 15 Mei 2021, aparat gabungan sempat menggerebek honai yang diduga tempat persembunyian dari Numbuk Telenggen di wilayah Tanah Merah Bawah.
Namun, Numbuk Telenggen berhasil meloloskan diri. Pasca-penggerebekan tersebut, aparat kemanan menemukan sejumlah barang yaitu senjata angin, amunisi kaliber 5,56, polsel, anak panah, dan sejumlah dokumen TPNPB OPM.
Pada awal April 2022, kelompok Numbuk Telenggen membakar 6 rumah warga di Distik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani di Jayapura pada Kamis (7/4/2022) membenarkan kasus pembakaran rumah warga tersebut.
"Dalam pembakaran tersebut, tak ada korban jiwa baik dari warga maupun aparat keamanan," kata Faizal.