Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

KASUS SUBANG TERBARU, Jawaban Yosef Ditanya Nasib Rumah TKP yang Kini Seram dan Kumuh, Mau Dijual?

Delapan bulan berlalu, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat belum juga terungkap. 

Editor: Musahadah
tribun jabar
Rumah tempat pembunuhan ibu dan anak di Subang yang kini kondisinya seram dan kumuh. Begini reaksi Yosef Hidayah! 

"Betul, semua timnya itu (Danu, Wahyu, Kosasih, Opik), tidak pernah datang sampai sekarang," kata Yosef di channel yang sama. 

Khusus untuk Wahyu, Yosef mengaku bingung dengan sikapnya yang seolah-olah takut padanya. 

Dia pun menuntut pertanggungjawaban Wahyu. 

"Saya lebih bingung. kenapa wahyu takut sama saya?

Dia itu sebagai kasek, harus mempertanggungjawabkan atas segala pertanggungjawabannya

Dari kejadian ini, saya diminta pokoknya pak wahyu terlibat atau tidak terlibat harus ada rasa tanggungjawab dulu. Kenapa harus takut sama saya," katanya. 

Yosef juga mengungkap kecurigaan dari saat Wahyu, Danu, Kosasih dan Opik bersama-sama sebelum kejadian, karena itu dia pun menjulukinya sebagai tim.

"Terakhir juga hari Senin, mereka berempat, Danu, Wahyu, Kosasih dan Opik.
Sekitar jam 10.30 jam 11.00 an lah," ungkapnya.

Reaksi Danu

Muhammad Ramdanu menanggapi santai tudingan-tudingan Yosef dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.
Muhammad Ramdanu menanggapi santai tudingan-tudingan Yosef dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. (youtube heri susanto/indra zainal chanel)

Mengenai tudingan Yosef ini, Danu menanggapinya santai. 

Saat ditanya apakah telinganya tidak panas mendengar tudingan-tudingan kepadanya, Danu mengelaknya. 

"Alhamdulillah tidak," kata Danu dikutip dari tayangan youtube Heri Susanto, pada Senin (25/4/2022). 

Danu mengaku masih sering berkomunikasi dengan kuasa hukumnya, Achmad Taufan Soedirjo terkait kasusnya. 

Taufan bahkan sering menyakan kabarnya akhir-akhir ini. 

Disinggung tentang sosoknya yang dua minggu terakhir tak lagi eksis di media sosial, Danu membeberkan aktivitas terbarunya. 

Diungkapkan, dia tengah mengikuti kursus membuat kopi sebagai persiapan membuka kedai bersama Heri Susanto. 

"Bukannya ngilang. Danu tekatkan untuk fokus ke kopi dulu," katanya. 

Heri Susanto lalu menantang Danu untuk membuat kopi sesuai hasil kursusnya. 

Dan memang benar, Danu sudah piawai membuat kopi laiknya barista. 

Danu mengaku meskipun kasus Subang belum terungkap, dia tidak bisa berdiam diri. 

"(Kalau Danu diem terus bisa modar) karena tidak makan. Butuh dengan uang bang.
Karena itu harus selalu berkarya".

"Kita mau ngapaian lagi, masak diem terus. Saya harus cari (kerja)," katanya. 

Dia lalu mengutip petuah yang menyebut: silakan aja cari dengan cara yang kamu bisa. asal jangan menggunakan cara yang tidak baik.

Saat diminta tanggapannya tentang tudingan Yosef yang menyebut Danu berbohong, Heri Susanto yang juga kerap mendampingi beralasan ponakan korban Tuti itu sudah memberikan keterangan dan hadir di setiap pemberkasan berita acara pemeriksaan. 

"Adapun ada orang , misalkan saksi lain mengatakan danu bohong atau bagaimana, itu biarkan saja, kita percayakan pada pihak kepolisian," kata Heri diikuti anggukan kepada Danu sambil mengatakan betul. 

Heri berharap Danu tidak pernah menyia-nyiakan kepercayaan.

Danu juga mengucapkan terimakasih atas doa, suport dari semuanya yang mendukung dia dalam bentuk apapun. 

"Apapun yang kalian doakan kepada Danu semoga semua diberikan kesehatan, panjangakan umurnya, ditabahkan rejekinya," ucapnya. (tribun jabar)

Update berita lainnya di Google News SURYA.co.id

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved