Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
KASUS SUBANG TERBARU, Asal Muasal Ember Biru untuk Bersihkan Sidik Jari Terkuak, Yosef Bersumpah ini
Teka-teki kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat sedikit demi sedikit mulai terungkap.
Akibatnya, penyidik kesulitan menemukan sidik jari pelaku di lokasi kejadian.
Terkait hal ini, Yosef dengan lantang menegaskan tidak akan main-main dalam kasus yang telah merenggut istri dan anaknya.
Dia pun meminta agar pelakunya nanti mendapat hukuman mati.
"Harapan saya kepada pelaku untuk diberikan hukuman seberat-beratnya, hukuman mati itu saja karena telah merenggat dua almarhum anak dan istri kesayangan saya," katanya.
Yosef juga memastikan tidak akan mudah memaafkan, jika pelaku nantinya meminta maaf padanya.
"Memafkan memang mudah, namun namanya hutang nyawa, saya gak bisa memaafkan begitu saja. Saya minta penegak hukum memberikan hukuman seberat-beratnya. Tidak ada toleransi," katanya.
Apalagi, lanjut Yosef, nama baiknya sudah banyak dicemarkan dan diframing.
"Tidak ada ampun," tegasnya.
CCTV Bocor

Sebelumnya beredar foto tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan sesosok pria diduga saksi Yosef Hidayah tengah melintas di jalan di pagi hari saat pembunuhan terjadi, pada 18 Agustus 2021.
Dalam foto yang diunggah channel youtube Misteri Mbak Suci itu tampak sang pria mengenakan topi, jaket merah, celana putih, sandal dan mengendarai motor Scoppy.
Sosok ini tertangkap kamera milik warga Ciseuti pukul 06.50 WIB.
Jarak antara CCTV dengan TKP pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu hanya memerlukan waktu maksimal 5 menit.
Baca juga: UPDATE PEMBUNUHAN SUBANG, Saudara Tuti Dituding Berbohong Gara-gara Danu, Yosef Bantah Sirami TKP
Jika benar itu Yosef maka, dipastikan Yosef sudah berada di TKP pukul 06.55 WIB.
Namun menurut penuturan Rohman Hidayat dan Yosef di media, dia baru di TKP pukul 07.15.