THR PNS, TNI, Polri dan Pensiunan Cair Mulai Besok, Kapan Pencairan Gaji ke-13? Ini Kata Menkeu

Senin (18/4/2022), Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan mulai cair. Lalu, kapan pencairan gaji ke-13?

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
Kolase Shutterstock via Kompas.com
Lengkap rincian THR dan gaji ke 13 PNS, TNI, Polri serta pensiunan berdasarkan golongan plus tunjangan bagi yang masih aktif. 

SURYA.CO.ID - Senin (18/4/2022), Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan mulai cair.

Lalu, kapan pencairan gaji ke-13?

Ternyata, THR dan gaji ke-13 PNS, TNI, Polri, dan pensiunan tidak cair secara bersamaan. 

Seperti disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers, Sabtu (16/4/2022).

Ia mengatakan, gaji ke-13 ini akan dicairkan pada Juli mendatang menjelang tahun ajaran baru sekolah.

"Untuk gaji ke-13 pengaturan pemberian THR di dalam PP Nomor 16 2022 tersebut juga mengatur pemberian gaji ke-13 ini seperti yang selama ini dilakukan tujuannya untuk membantu seluruh aparatur terutama saat menjelang tahun ajaran baru pada Juli," ujar Sri Mulyani, dikutip dari Kompas.com.

Adapun pengaturan pelaksanaan teknis anggaran gaji ke-13 PNS, TNI, dan Polri ini adalah Peraturan Menteri Keuangan untuk anggaran yang bersumber dari APBN dan Peraturan Kepala Daerah untuk anggaran yang bersumber dari APBD.

Dengan adanya gaji ke-13 dan THR PNS, diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi Indonesia yang sempat terganggu akibat terjadinya pandemi Covid-19 lebih dari dua tahun belakangan.

"Kebijakan pemberian THR dan gaji ke-13 tersebut diharapkan akan bisa terus memberikan faktor yang makin kondusif untak masyarakat dalam beraktifitas dan menjalankan kegiatan dan membantu pemulihan ekonomi Indonesia," ucap Sri Mulyani.

Ada bonus tunjangan kinerja 50 persen

Besaran gaji ke-13 dan THR PNS tahun ini lebih besar dari tahun 2020 dan 2021 karena pemerintah menyesuaikan penambahan 50 persen tunjangan kinerja per bulan bagi PNS yang mendapatkan tunjangan kinerja.

Untuk instansi pemerintah daerah yang mengelola PNS daerah, akan menambah maksimal 50 persen tambahan penghasilan dengan melihat kapasitas fiskal daerah masing-masing sesuai dengan aturan perundangan.

"Jadi untuk pemerintah pusat tunjangan kinerja per bulan ditambahkan ke THR dan gaji ke-13 untuk instansi daerah 50 persen adalah paling banyak penambahan penghasilan memperhatikan kemampuan fiskal masing-masing daerah," tutur dia.

Penambahan besaran gaji ke-13 dan THR PNS ini dilakukan untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dengan menambah daya beli masyarakat.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved