Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

UPDATE KASUS SUBANG, Danu Diserang Isu Foto Banpol Palsu dan Didesak ke LPSK, Ini Kata Pengacaranya

Menjelang pengungkapan tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat oleh polisi, saksi Muhammad Ramdanu alias Danu diserang di medsos

Editor: Musahadah
youtube
Danu diserang menjelang penetapan tersangka pembunuhan ibu dan anak di Subang. Begini reaksi kuasa hukumnya. 

Terkait tudingan dia memuja Danu, Heri membantahnya.

"Saya tidak mendewakan atau memuja siapapun. Lebih jelasnya saya tidak memuja Danu. Yang saya puja, Tuhan yang maha kuasa. Bahkan kepada keluarga, istri tidak terlalu memuja-muja seperti itu," katanya dikutip dari channel youtube-nya. 

Terkait asumsi liar soal banpol ini, Heri menyerahkan kepada pihak kepolisian karena kuasa hukum Danu sudah memberikan foto banpol itu kepada penyidik. 

Bahkan, kuasa hukum Danu juga menyerahkan bukti percakapan antara Kades Jalancagak Indra Zainal Alim dengan oknum banpol itu ke penyidik. 

"Bener atau tidaknya kita tunggu saja pihak kepolisian," katanya.

Pengakuan Banpol

Sosok Banpol U yang Minta Danu Masuki TKP Pembunuhan di Subang Terungkap, Warga Sebut Fakta Berbeda
Sosok Banpol U yang Minta Danu Masuki TKP Pembunuhan di Subang Terungkap, Warga Sebut Fakta Berbeda (Kolase Tribun Jabar/Dwiky MV)

Sebelumnya, bukti percakapan antara Indra Zainal dan oknum banpol juga sempat dibocorkan oleh youtuber Anjas di Thailand. 

Youtuber Anjas ini membeber kesaksian oknum banpol berinisial  D alias C yang meminta Danu masuk ke mobil Alphard yang menjadi salah satu TKP.

Peristiwa itu terjadi pada malam hari setelah proses identifikasi TKP selesai atau tanggal 18 Agustus 2021.

“Malam hari setelah selesai identifikasi memang benar Danu itu saya ajak masuk ke mobil Alphard hitam tersebut,” ujar oknum banpol berinisial D.

Anjas menceritakan klarifikasi oknum banpol D yang berinisatif membawa mobil Alphard ke Polsek Jalan Cagak.

Hal itu lantaran tak ada rekannya yang mau membawa mobil itu.

Lalu, kata Anjas, banpol itu  mengaku meminta bantuan Danu karena tidak ada temannya di TKP.

Rupanya tak hanya Danu, di sana juga ada pria bernama Heri.

Danu duduk di kursi belakang di sebelah kiri dan pria bernama Heri duduk di sampingnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved