SOSOK Gus Baha, Kiai Muda NU yang Bikin Eks Napi Teroris Kagum, Ceramahnya Beda Dengan Dai Lain

Sosok Gus Baha, pemilik nama lengkap KH Ahmad Bahauddin Nursalim yang telah membuat kagum para mantan narapidana teroris (napiter) dengan ceramahnya.

Editor: Iksan Fauzi
KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA
Koordinator lapangan (Korlap) Persatuan Alumni Napiter NKRI Seluruh Indonesia (PANNSI), Sofwan Tsauri di Pondok Pesantren Al-Qur'an, Narukan Kragan, Rembang, Rabu (16/3/2022). 

SURYA.co.id | REMBANG - Sosok Gus Baha, pemilik nama lengkap KH Ahmad Bahauddin Nursalim yang telah membuat kagum para mantan narapidana teroris (napiter) dengan ceramahnya. 

Para napiter menilai, ceramah kiai muda NU ( Nahdlatul Ulama) itu telah membuka cakrawala dan tidak membatasi kekuasaan Allah SWT.

Di sisi lain, Gus Baha disebut sebagai sosok yang tawadhu' dan ceramahnya berbeda dengan -da'i-da'i lainnya.

Seperti diketahui, Gus Baha merupakan santri kiai terkenal, yakni KH Maimun Zoebair.

Pantauan SURYA.co.id dari video-video ceramah Gus Baha di berbagai platfotm, ceramahnya tidak menyakiti orang lain dan tidak menjelek-jelekkan pihak lain.

Gus Baha selalu menghadirkan ceramah yang berisi dan menggunakan rujukan Alquarn, hadist dan kitab-kitab ulama.

Lantas bagaimana ceritanay hingga membuat para eks napiter kagum dengan Gus Baha dan siapa sebenarnya ulama muda yang selalu berpenampilan sederhana tersebut?

Simak ulasannya di artikel di bawah ini.  

Gus Baha memberikan ceramah tentang sejarah Maulid Nabi Muhammad.
Gus Baha memberikan ceramah tentang sejarah Maulid Nabi Muhammad. (Youtube Progresif TV)

Dikutip dari Kompas.com, kekaguman para eks napiter setelah mereka diajak ngaji bareng Gus Baha di Pondok Pesantren Al-Qur'an, Narukan Kragan, Rembang.

Sekitar 90 eks napiter mengikuti pengajian tersebut. Mereka diajak oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri untuk mengaji bersama Gus Baha.

"Gus Baha sosok yang tawadhu, punya frame punya pemikiran yang berbeda dari kebanyakan para da'i, dia melihat sisi-sisi yang lain dan ini yang dibutuhkan oleh para mantan-mantan teroris orang-orang ekstrem," ucap Koordinator lapangan (Korlap) Persatuan Alumni Napiter NKRI Seluruh Indonesia (PANNSI) Sofwan Tsauri, Rabu (16/3/2022).

Menurutnya, keikutsertaan napiter dalam ceramah bareng Gus Baha perlu dilakukan lebih lanjut.

Tujuannya, para eks napiter dapat kembali ke masyarakat tanpa ada embel-embel teroris lagi.

"Padahal selama ini banyak yang tobat ketika mendengarkan pengajian Gus Baha, yang sangat luar biasa dan begitu menginspirasi kita semua," kata dia.

Dia juga menekankan kepada para eks napiter untuk tidak boleh membatasi rahmat Allah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved